Golkar Dorong NH Maju Pilgub – FAJAR sulsel
News

Golkar Dorong NH Maju Pilgub

* Temu Kader di Palopo, Nurdin: Kakek Saya Malangke Asli

PALOPO — Nurdin Halid memang masih ‘wait and see’ menghadapi pilgub Sulsel. Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel menyikapinya seperti air yang mengalir. Padahal, dukungan kepadanya sudah banyak. Dukungan makin bertambah di temu kader Golkar Palopo, Rabu 4 Januari 2016, malam tadi. Golkar Palopo sudah sepakat dan bulat mendorong Nurdin Halid maju sebagai calon gubernur Sulsel.

Nurdin Halid sebelum ke SCC menghadiri temu kader Golkar Palopo menyempatkan diri ke rujab wali kota. Sekitar pukul 20:00 Wita. Ia dijamu makan malam oleh wali kota. Mereka bincang-bincang santai dan penuh canda tawa. NH didampingi Armin Mustamin Toputiri, Ketua DPRD Palopo, Harisal A Latief. Ada juga Kadir Halid.

Di ruang utama, wali kota duduk satu meja dengan Nurdin Halid, dan Kadir Halid. Dari rujab wali kota, NH dan rombongan bergeser ke SaodenraE Convention Centre (SCC), pukul 20:30 Wita.

Tiba di SCC, NH disambut dengan tarian. Suasana jadi gemuruh. Terdengar ketua panitia yel-yel sambil angkat tangan. Sedangkan wali kota karena posisinya sebagai pembina politik di Kota Palopo tidak angkat tangan karena.

Tampak hadir Anggota DPR RI Markus Nari, mantan anggota DPRD Sulsel, Madjid Tahir, Wakil Wali kota, Akhmad Syarifuddin, Anggota DPRD Sulsel, Kadir Halid, Ketua DPD Golkar Lutra, Arifin Junaidi, Ketua DPRD Palopo, Harisal Latif, Ketua AMPG Palopo, Steven Hamdani, Rektor Unanda, Marsus Suti, serta keluarga besar Partai Golkar Palopo.

Di temu kader Golkar Palopo, Nurdin Halid melantik pengurus AMPG dan KPPG. Ada juga launching Tagline Nurdin Halid yang diawali semunya dari Kota Palopo. Ada juga pernyataan bulat dari pimpinan kecamatan dan DPD II mendukung Nurdin Halid maju sebagai gubernur Sulsel 2018 mendatang. Ini ditandai dengan penyerahan badik.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa baru kali ini dalam sehari, dirinya dalam dua acara menerima badik sekaligus. Siangnya di istana. Malamnya, menerima dari Golkar Palopo sekaligus meminta untuk maju pilgub. “Saya terima badik ini sebagai lambang kedaulatan dan perjuangan orang Luwu,” ungkapnya.

Disebutkan Nurdin, dirinya bukanlah orang lain bagi Luwu, dirinya ini bija to Luwu. Neneknya asli orang Luwu, dari Malangke yang melahirkan bapaknya. Bapaknya lahir di Kota Belopa kala itu.

Dikatakannya, saat ini Golkar di Sulsel betul-betul menggeliat. Hal itu sebagaiamna yang didapatkannya, selama mengunjungi 11 kabupaten/kota. ”Ada spirit berpartai, ketika ada kebulatan tekad, dari kecamatan dan kota, saya kira ini merupakan siprit, dalam bekerja,” tambahnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Palopo, Armin Mustamin Toputiri, menyebutkan bahwa saat ini Golkar Palopo tengah melakukan konsolidasi, konsolidasi bangkit, jaya, dan menang. ”Setelah pelantikan ini kami harap, setelah tiga bulan, konsolidasi bangkit dan jaya, kita siapkan kader, menata kader, melahirkan kader yang berkarakter dan barulah kita berbicara kemenangan,” ungkapnya. “Kami sampaikan kepada Kanda Nurdin, majuki kanda, kami siap di belakangmu,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Baharman Supri, sangat mengapresiasi atas kehadiran seluruh pihak menghadiri temu kader Partai Golkar Palopo. ”Kami sebagai kader mengharapkan kanda Nurdin maju merebut kepemimpinan di Sulsel.

Sementara itu, Wali Kota Palopo HM Judas Amir senang dan bahagia diundang ke acara Partai Golkar. Wali Kota Judas secara khusus mengucapkan selamat datang kepada Nurdin Halid. Nurdin Halid ibaratnya pulang ke kampung halamannya di Palopo. ”Saya juga merasa bahagia karena saya diundang di tempat ini,” ucap wali kota dalam sambutannya.

Di hadapan ketua DPD I Partai Golkar Sulsel dan kader beringin di SCC, Wali Kota Judas mengimbau semuanya untuk senantiasa menjaga kesatuan. ”Saya ini pakai baju Golkar, karena memang banyak baju Golkar di rumah saya,” tandasnya dan disambut aplaus kader Golkar.

Di acara ini, Judas yang dikenal sangat familiar kembali menyinggung soal usia. ”Saya kalau ditanya orang berapa umurta, saya hanya angkat dua tangaku. Lihatmi eh…”. Kata Judas sambil mengangkat dua tangannya. Aksi Judas ini lagi-lagi mengundang gemuruh tepuk tangan.

Lanjut dia, jadi bukan soal umur. Ini karena sehat. ”Karena kalau sehat bisa kerja, kalau tidak sehat maumi diapa,” tambahnya.

Wali kota mengibaratkan Palopo ini seperti sawah. Berpetak-petak. Sebagai pemerintah, seperti pengairan. Kalau tidak ada airnya sawahnya kering. ”Jadi kalau di Palopo semua kita kasih air,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Judas Amir menyinggung soal bija to Luwu yang siap didorong. ”Ini yang menarik bagi saya,” katanya.

Kata dia, sudah lama diwacanakan orang Luwu mau didorong. Tapi, Kalau memang ada kesepakatan, orang Luwu bisa didorong, kenapa tidak didorong, bagi saya, apapun risikonya,” tegasnya.

Dikatakan, ia terasa bermimpi dengan keadaan Nurdin. Bayangkan, barusan ada orang menjabat ketua Harian DPP Golkar sekaligus sebagai ketua DPD I. Terlebih dirinya merupakan bija to Luwu. ”Inimi mungkin yang namanya jalan-jalan Tuhan, ternyata beliau ini keturunan Luwu,” tandasnya.

Nurdin Halid mengawali roadshownya di Luwu Raya dengan berkunjung ke Istana Luwu. Sebelum meninggalkan istana menuju Luwu, NH sempat memberikan keterangan pers kepada wartawan. Apalagi kalau bukan soal pilgub. Selama ini, namanya memang sangat kencang disebut-sebut mau maju di pilgub Sulsel.

Saat ditanya kesiapannya mau maju di pilgub Sulsel, Nurdin yang mengenakan songkok Bone menjawabnya dengan diplomatis. ”Biarkan dulu mengalir seperti air,” terang dia.

Pilgub Sulsel, kata dia, masih jauh tahapannya. Hal yang terpenting dilakukan saat ini adalah memperkuat infrastruktur partai ke bawah. Kemudian fokus membenahi kepengurusan DPD II Golkar, termasuk di Luwu Raya. Jadi, sekali lagi posisi NH ini masih wait and see (menunggu dan melihat).(ich/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top