Pelantikan Pejabat Pangkep “Kacau Balau” – FAJAR sulsel
News

Pelantikan Pejabat Pangkep “Kacau Balau”

Sarat Politis dan Kekerabatan

PANGKEP,UPEKS.co.id — Pelantikan pejabat eselon III dan IV, malam tadi di ruang pola kantor bupati Pangkep, kacau balau. Ratusan calon pejabat yang akan dikukuhkan terpaksa hanya bisa gigit jari, karena harapannya kandas untuk dilantik. Sebagian dari mereka hanya duduk melantai di ruangan yang penuh sesak itu.

Jas lengkap dengan dasi mereka terpaksa harus dibuka sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap bupati setempat. Dari 800 calon pejabat yang akan dilantik dan dikukuhkan, hanya sekitar 100-an yang disebut namanya. Sebagian dari mereka justru tidak tahu kenapa mereka mendapat telepon untuk datang dilantik.

“Ternyata tidak ada nama. Ada juga teman sudah dibuatkan SK, ternyata dinonjob. Macam-macamlah ulah. Ini bentuk kekacauan dari Badan Kepegawaian Daerah Pangkep,” ujar seorang pegawai yang mengenakan jas lengkap dengan dasi. Dia tidak menyebutkan rencana promosinya, tapi dia mengaku ditelepon dari staf BKD untuk datang dilantik.

“Eh, ternyata tidak ada disebutkan,” ujarnya. Beberapa calon pejabat juga mengaku akan dikukuhkan ulang. Tetapi, malam tadi, hanya beberapa pejabat eselon III dan IV yang sudah dilantik dikukuhkan kembali. Dari beberapa nama yang dilantik itu hanya orang-orang dekat bupati, seperti Kabag Umum Idris Sira menggantikan Askur yang nonjob, nama camat Kabag Pembangunan Burhanuddin menggantikan Idris yang juga nonjob.

Mantan Camat Minasatene, Amiruddin menjabat Sekretaris Kepala Pemadam Kebakaran, dan beberapa pejabat lainnya. Kacau balaunya mutasi di Pemkab Pangkep disebabkan banyak faktor, diantaranya tidak dilibatkannya Baperjakat dalam pengambilan keputusan. Informasi yang beredar, intervensi saudara bupati dan ketua DPRD setempat sangat kuat untuk menentukan posisi di jabatan-jabatan tertentu.

Bahkan, aroma politis sangat kuat, sehingga calon pejabat yang memiliki potensi dan kapasitas SDM hanya bisa gigit jari karena tidak memiliki dukungan pada pilkada lalu. Bahkan informasi di BKD Pangkep menyebut, bongkar pasang pejabat itu sangat kental dengan kekerabatan. Para tim sukses di pilkada juga disebut punya kans yang kuat untuk menentukan calon pejabat.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, pada pelantikan malam tadi hanya menyebut, mereka yang dilantik adalah yang bersyarat. “Banyak SKPD lowong dan bertambah sesuai PP no 18 yang baru dan itu sudah diisi. Tolong kalian yang diamanahi ini tanggung jawab atas apa yang kalian terima dan jadilah sahabat yang baik untuk saya,” jelasnya.

Semula, pelantikan djadwalkan pukul 15.00 Wita di halaman rujab bupati. Persiapannya sudah rampung, namun molor hingga enam jam dan lokasinya dipindahkan ke kantor bupati. Sementara itu, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid menjelaskan, pelantikan ini perintah UU dan peraturan pemerintah untuk melengkapi organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru.

Awalnya, pelantikan direncanakan di depan rumah jabatan bupati sore hari, namun dikarenakan kendala cuaca, pelantikan dipindahkan ke ruang pola. Pelantikan molor hingga beberapa jam, mengakibatkan beberapa nama yang dilantik tidak disebutkan secara keseluruhan. “Itu hanya kendala tehnis, ada ratusan nama yang mau dilantik, kalau disebut semua akan lama sementara kita lihat waktunya sangat mepet, sementara batas akhir sampai pukul 00.00 hari ini, ujar Syamsuddin lagi.

Menurutnya nama-nama yang belum disebutkan namanya akan segera mendapat (SK)”Nama-nama yang terdapat dalam SK tidak akan berubah, langsung ditangani oleh pak wakil bupati, tambahnya. Terkait adanya isu pejabat yang tidak sesuai dengan penempatannya, Bupati Pangkep dua periode itu mengatakan, pejabat yang dipilih adalah orang-orang yang tepat dan dianggap mampu menjalankan tugas,”saya tidak mau salah pilih, mereka itu orang-orang yang dianggap mampu menjalankan amanah dan menyukseskan program pemerintah yang pro rakyat,”tambahnya.

Lanjutnya, pelantikan pejabat ini dan susunan penempatan tidak ada hubungannya dengan urusan politik,”berdasarkan survei lalu, kurang dari 20 persen PNS yang memilih pasangan Syamsuddin-Syahban, tapi yang dilantik hari ini lebih dari itu, artinya tidak ada aroma politik, saya mau orang-orang yang dilantik adalah yang terbaik,”tegasnya. (sah/arf).

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top