Soal Burake Jorok, Ada Kesan Pembiaran – FAJAR sulsel
News

Soal Burake Jorok, Ada Kesan Pembiaran

berkaitan-lanjutan-jorok1-1

MAKALE–Tana Toraja, dikenal dengan daerah destinasi objek wisata serta budayanya yang sudah mendunia. Namun, disisi lain, perawatan serta kelestarian dari objek wisata dan budayanya itu, terkadang disalahgunakan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Seperti halnya, di Desember 2016 hingga memasuki tahun baru 2017, obyek wisata religi Patung Yesus Kristus di Burake, pengunjungnya membludak. Sayang, keindahan salah satu objek wisata andalan Tana Toraja itu, disoroti sejumlah pengunjung lantaran kebersihannya tidak dijaga.
Belum adanya tanggapan, timbul kesan ada pembiaran yang dilakukan instansi terkait.

Olehnya itu, instansi yang berkompoten dalam membidangi kewisataan dan budaya di Tana Toraja, diminta mengambil tindakan. Sebab, jika dibiarkan begitu, cepat atau lambat objek wisata serta budaya di Tana Toraja, perlahan-lahan akan hilang ditelan bumi.

“Kita harusnya berterima kasih kepada para pengunjung, apalagi asalnya dari pulau Jawa yang telah menyoroti betapa joroknya objek wisata di Burake. Kami menilai, sorotan yang dilontarkan ini, merupakan kritikan membangun, tinggal bagaimana instansi yang berkompoten bisa menindaklanjuti apa yang disampaikan wisatawan ini,”beber Albertinus, salah seorang pemuda TYana Toraja, menyikapi adanya keluhan wisatawan terkait Buntu Burake Jorok, kepada Palopo Pos, di Palopo, Rabu 4 Januari 2017.

Seperti diberitakan sebelumnya, di puncak Patung kristus banyak pengunjung mengkritisi kondisi kebersihannya karena banyak sampah dari botol minuman, bungkus makanan yang beserakan dan terkesan dibiarkan.
“Obyek wisata Burake ini sangat menarik dan banyak pengunjungnya, tapi kok kebersihannya gak dijaga, Harusnya dijaga kebersihannya,” kata Wiwik yang mengaku dari Pulau Jawa.

“Lihat tuh botol-botol terselip di rongnga-rongga batu, gak enak kan ngelihatnya dan menganggu pandangan,”tambah Wiwik, berlogat Jawa.
Karena kondisi tersebut, meski Wiwik orang dari luar, tapi penuh perhatian, sehingga memberi solusi bagi pemerintah daerah. Yang katanya, obyek wisata burake itu sudah terkenal di luar, jadi pemerintah harus menjaga dan memelihara dengan baik agar selalu meninggalkan kesan yang nyaman bagi semua pengunjung.

“Khusus untuk kebersihan ya, pemerintah daerah menugaskan khusus petugas kebersihan disini, sehingga setiap harinya tetap bersih,” pesan Wiwik terhadap Pemda Tana Toraja.(ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top