Aktivis Soroti Rencana Kunjungan Kerja RSUD Bulukumba – FAJAR sulsel
News

Aktivis Soroti Rencana Kunjungan Kerja RSUD Bulukumba

received_10202620124421336

received_10202620124421336

MAKASSAR, RADAR SELATAN. CO. ID — Agenda kunjungan kerja pihak RSUD Sultan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba dalam upaya peningkatan peningkatan kualitas layanan terus mendapat setoran publik.

Salah satunya datang dari Aktivis Pemuda Komite Nasional Pemuda Indonesia Sulawesi Selatan.

Menurut Zul Majjaga, yang dimaksud dengan kualitas mutu pelayanan kesehatan adalah menunjuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Yang dibutuhkan disini adalah Penguatan Peran Managerial pimpinan Rumah Sakit terkait pengarahan, pengkoordinasian, bimbingan, penggerakan dan pengawasan. Kata Zul Majjaga, Di Makasar Jumat 06 Januari 2017

Diuraikannya, Rencana Tim Akreditasi Rumah Sakit memboyong pegawai RS sebanyak 60 orang adalah langkah yang sangat tidak pas untuk saat ini, Ujar Zul Majjaga.

Lebih jauh Aktivis Pemuda ini mengatakan bahwa dari empat variabel yang perlu diperhatikan dalam pendekatan untuk mencapai pelayanan prima melalui peningkatan mutu pelayanan, Diantaranya

1. Pelanggan dan harapannya
Harapan pelanggan mendorong upaya peningkatan mutu pelayanan. Organisasi pelayanan kesehatan mempunyai banyak pelanggan potensial. Harapan mereka harus diidentifikasi dan diprioritaskan lalu membuat kriteria untuk menilai kesuksesan.

2. Perbaikan kinerja
Bila harapan pelanggan telah diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah menidentifikasi dan melaksanakan kinerja staf dan dokter untuk mencapai konseling, adanya pengakuan, dan pemberian reward.

3. Proses perbaikan
Proses perbaikan juga penting. Sering kali kinerja disalahkan karena masalah pelayanan dan ketidakpuasan pelanggan pada saat proses itu sendiri tidak dirancang dengan baik untuk mendukung pelayanan. Dengan melibatkan staf dalam proses pelayanan, maka dapat diidentifikasi masalah proses yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan, mendiagnosis penyebab, mengidentifikasi, dan menguji pemecahan atau perbaikan.
4. Budaya yang mendukung perbaikan terus menerus

Untuk mencapai pelayanan prima diperlukan organisasi yang tertib. Itulah sebabnya perlu untuk memperkuat budaya organisasi sehingga dapat mendukung peningkatan mutu. Untuk dapat melakukannya, harus sejalan dengan dorongan peningkatan mutu pelayanan terus-menerus

Dari keempat Variabel tersebut, menurut Zul. Strategi Peningkatan Kinerja yang dikemas dengan Benchmarking yang melibatkan 60 orang pegawai rumah sakit sangat tidak rasional. Bahwa Studi Perbandingan itu penting iya, Tapi Efisiensi dan pertimbangan Efektivitas juga tidak kalah penting.

” Kalau 60 orang diberangkatkan, maka efek dominonya secara otomatis berdampak pada layanan administrasi dan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit”

Jadi sebisa mungkin cukup beberapa pimpinan Pokja Akreditasi aja yang berangkat. Ujar Zul Majjaga

RADAR SELATAN

loading...
Click to comment
To Top