Golkar Kawal Program Pemerintahan – FAJAR sulsel
News

Golkar Kawal Program Pemerintahan

* Thorig Bangun Kantor Hingga Rekrut 100 Kader Baru/Desa

MALILI — Golkar Luwu Timur punya nakhoda baru. Musda yang disaksikan Nurdin Halid telah memilih Thorig Husler. Di bawah kepemimpinan bupati, NH yakin Golkar besar.

Apalagi, ia bersedia merealisasikan kontrak politik. Di kontrak politiknya, ada beberapa tugas tambahan untuk ketua terpilih. Ini bagi Thorig Husler tidak ada masalah. Karena, Golkar yang mayoritas di DPRD akan selalu mengawal dan mendukung program pemerintahan ke depan.

Di sesi acara Musda Golkar Lutim, Thorig Husler saat terpilih secara aklamasi menandatangani kontrak politik. Di antaranya, mengupayakan meraih 12 kursi DPRD di pemilu 2019, merekrut kader baru 100 orang per desa. Kemudian diberi tugas membangun kantor Partai Golkar secara permanen di Lutim.

Setelah acara ini, Thorig Husler menerima bendera pataka Golkar yang diserahkan Arfandi Idris sebagai simbol bendera Golkar siap dikibarkan di Bumi Batara Guru.

Prosesi pemilihan ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Timur dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) ke III berlangsung lancar dan tertib.
Musda ini disaksikan Nurdin Halid beserta pengurus DPD I Golkar Sulsel, Amran Syam, sekretaris Partai Golkar sekaligus ketua DPRD Lutim, anggota DPRD dari Fraksi Golkar, organisasi sayap, serta ratusan kader, dan simpatisan.

Hadir juga Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud, mantan Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi. Ada juga elit partai politik lainnya. Ada Usman Sadik, ketua PAN Lutim, A Endi Bisingo dari Partai PPP, Ruly Heriawan, partai Hanura, dan sekertaris partai NasDem, Saharuddin.

Nurdin Halid dalam sambutannya, mengatakan, tidak ada lagi alasan Partai Golkar untuk tidak mendukung pemerintah. ”Jangan lepaskan asas Pancasila. Maka dari itu, kita harus tinggalkan elit politik partai, tetapi mengembalikan ke asas elit partai,” ujarnya.

Ditambahkan, ia memberikan kepercayaan kepada Thorig Husler untuk memimpin Partai Golkar di Luwu Timur, karena objektif, subjektif karena tingkat kepuasan masyarakat memilih Thorig Husler.

”Pertanyaannya adalah kader Partai Golkar yang dapat menyaingi Husler, dan saya lihat sampai saat ini sampai Husler mengundurkan diri dari PNS tidak pernah pindah partai, Thorig Husler boleh mengatakan netral namun di hatinya masih tersimpan jalur beringin,” ujarnya.

Lanjutnya, Thorig Husler harus merubah Lutim lebih baik, lebih baru. Maka dari itu, pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Jangan biarkan masyarakat bergulat dengan keringat. ”Pemerintah harus hadir. Untuk itu, setiap kecamatan tersedia rumah kekarya-karyaan untuk tempat komunikasi politik menjadi jembatan emas antara masyarakat dan pemerintah,” tandasnya.

HM Thorig Husler, dalkam sambutannya, mengatakan, ia menyadari untuk diamanahi memimpin Partai Golkar ini tentunya tidak luput dari kekurangan. Maka dari itu, ia mengharapkan seluruh pengurus mulai dari dusun hingga ke kabupaten bersama-sama mewujudkan Partai Golkar lebih maju.

Dikatakannya, dalam menghadapi program kerja dan pesta politik, ia berharap dua minggu ke depan kepengurusan partai Golkar sudah terbentuk untuk periode 2017-2020. ”Ke depannya kita akan bicarakan dan bersinergi untuk membawa Partai Golkar di Lutim dalam program kerja jangka pendek hingga panjang,” ucapnya.

Sekali lagi, Thorig mengucapkan terima kasih telah mempercayakan memimpin Golkar. ”Mari kita majukan partai ini agar lebih maju,” pintanya.
Sebelumnya, Thorig Husler memaparkan program kerja yang akan dilakukan ke depan, Rabu 4 Januari 2017, lalu, di Warkop Binres, Tomoni.

Di hadapan panitia penyelenggara Musda ke III Partai Golkar Lutim, Thorig Husler mengatakan, ia percaya Golkar akan melebarkan sayapnya di Lutim. ”Inilah kunci keberhasilan Golkar ke depan,” katanya.

Ada beberapa program yang akan dilakukan mulai dari dusun hingga ke kabupaten, hingga golkar bangkit, jaya, dan menang.
Yang pertama akan dilakukan adalah konsolidasi partai yaitu menyusun kembali pengurus partai mulai dari dusun hingga kabupaten.

”Tentunya yang mau bekerja dan membesarkan partai bukan kepentingan pribadi. Jadi, setiap pengurus dari dusun hingga kabupaten memasang plat nama sekretariat sehingga kita tahu dan dapat dikoordinir sehingga dapat hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian mengevaluasi kembali semua organisasi sayap untuk bekerja dan menyerap keluhan masyarakat. Selanjutnya, 40 persen peran perempuan difungsikan di Partai Golkar dan akan dipasang di setiap dusun hingga ke kabupaten. ”Saya melihat kaum perempuan juga efektif dalam bekerja dan mampu menyerap aspirasi,” katanya.

Ini yang paling penting bagi Thorig Husler. Ia akan menggerakkan anggota DPRD di Fraksi Golkar. Mendukung dan mengawal program pemerintahannya ke depan. ”Karena partai Golkar mendukung pemerintahan. Karena itu, saya harapkan angota dewan di fraksi Golkar harus mendukung program kerja pemerintah.

Tentu yang sesuai visi misi pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(mg10-krm/tan/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top