NasDem Waspadai Pergerakan Golkar – FAJAR sulsel
News

NasDem Waspadai Pergerakan Golkar

Judas Dukung Nurdin Halid di Pilgub

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel rupanya terusik dengan pergerakan Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid yang intens melakukan konsolidasi di daerah menjelang Pilkada 2018.

Bagaimana tidak dalam konsolidasi tersebut Nurdin sukses membajak sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat yang sebelumnya merupakan ketua partai politik lain, termasuk pengurus NasDem. Wakil Ketua Bidang Koordinator Daerah (Korda) Luwu dan Palopo, Judas Amir bahkan menyatakan mendukung Nurdin Halid untuk maju di Pilgub Sulsel tahun depan.

Judas pun menegaskan siap menanggung risiko dengan dukungannya tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat Judas memberikan sambutan pada acara temu kader Partai Golkar Kota Palopo bersama Nurdin Halid, di Gedung Saodenrae Convention Centre (SCC) Kota Palopo, Rabu malam lalu.

Terlebih, Nurdin Halid menyematkan pin bertuliskan NH di baju Judas Amir. Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi DPW Partai NasDem Sulsel, Arum Spink saat ditemui di Fraksi NasDem DPRD Sulsel memberikan pembelaan kepada Judas. Menurutnya, Judas melontarkan pernyataan dukungan kepada Nurdin Halid karena posisinya sebagai pembina partai politik di Palopo.

“Saya sudah mengonfirmasi dan klarifikasi melalui orang dekatnya. Posisi beliau (Judas) adalah pembina parpol di daerahnya,” tandas Pipink–sapaan akrab Arum Spink, kemarin. Pipink menambahkan, setelah kedatangan Nurdin Halid, Judas Amir juga menerima kunjungan dari bupati Kabupaten Bantaeng Nurdin Abdullah di Palopo.

“Jadi saya rasa ini normal saja. Malahan kita mengapresiasi Pak Judas yang menyambut baik semua elite partai,” terangnya. Meski begitu, sambung Pipink, tidak etis ketika Judas mengeluarkan pernyataan memastikan mendukung Nurdin Halid di Pilgub mendatang karena dia adalah pengurus NasDem. “Apalagi memang ada sentimen kedaerahan yang dimunculkan Nurdin Halid karena menyebut dirinya juga orang Palopo. Adapun soal risiko yang dimaksud, tergantung Pak Judas,” katanya.

Lebih jauh, Pipink menuturkan bahwa sejumlah godaan kepada kadernya membuat NasDem terus melakukan konsolidasi. Itu sebagai langkah kewaspadaan dengan menyiapkan langkah-langkah antisipasi. “Kami akui khawatir, makanya DPW melakukan antisipasi dan merapatkan barisan. Persoalan Pak Judas sementara kami perbincangkan di internal. Kita akan memanggil dalam waktu dekat,” sebut Pipink.

Sebelumnya, Partai Gerindra juga meradang dengan pembajakan kader yang dilakukan Partai Golkar. Itu setelah bupati Kabupaten Selayar, Basli Ali meninggalkan Partai Gerindra dan bergabung ke Golkar. Ketua Badang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Sulsel Idris Manggabarani menegaskan sebaiknya partai politik yang suka membajak kader perlu melakukan kaderisasi yang baik. Sehingga mampu menciptakan kader yang mumpuni, jangan hanya membajak.

“Kader kami di Gerindra itu seperti perempuan yang masih perawan. Banyak yang menggodanya. Itu buktinya bahwa Partai Gerindra berhasil melakukan kaderisasi, jadi banyak diminati. Jangan hanya bisa membajak,” tuturnya. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top