Rp2 M Sebatas Pelebaran Jalan – FAJAR sulsel
News

Rp2 M Sebatas Pelebaran Jalan

Abdul-Hafid

* Pengerjaan Poros Jalan Labokke-Torut

JAKARTA — Jalan provinsi yang menghubungkan Labokke (Luwu) dengan Kete’ Kesu (Toraja Utara) mulai dikerja kembali tahun ini. Meskipun hanya dengan anggaran minim seadanya Rp2 miliar, tetapi hal tersebut tidak lantas membuat semangat membangun daerah terpencil kendor.

Anggota DPRD Provinsi Sulsel asal Fraksi PPP, H Abdul Hafid Pasiangan SE, MM bahkan terus berjuang agar anggaran lebih banyak lagi bisa kucur di Luwu Raya, khususnya di daerah terpencil seperti Labokke dan Bastem.

Dengan adanya anggaran Rp2 miliar tersebut, kata Hafid, kemungkinan hanya bisa digunakan untuk melakukan pemeliharaan jalan, betonisasi, dan pelebaran badan jalan di sejumlah titik. Tapi tidak keseluruhan.

“Anggaran minim ini paling hanya titik tertentu saja yang dilakukan perbaikan dan peningkatan,” jelasnya, saat dihubungi Palopo Pos, Kamis 5 Januari 2017.

Terkait kapan waktu pengerjaannya, lanjut Hafid karena menggunakan APBD Pokok 2017 sehingga kemungkinan mulai dikerjakan Maret atau April.

Pengerjaan jalan nantinya akan dilakukan mulai dari Labokke menuju Bastem. Begitu pula sebaliknya, dari wilayah Torut juga dilakukan perbaikan jalan mulai dari Kete’Kesu sampai Bastem.

“Jadi nanti ketemu di tengah-tengah pengerjaannya,” sebutnya.
Beberapa waktu lalu, Palopo Pos bersama Anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi PPP H Abdul Hafid Pasiangan SE, MM melakukan penelusuran sejauh mana pengerjaan poros provinsi ini. Didapati dari Labokke sejumlah badan jalan telah dilakukan betonisasi serta perbaikan jembatan penyeberangan. Namun, panjang dari jalan beton tersebut tidaklah panjang. Hanya 1 kilometer saja.

Karena kurangnya perawatan membuat jalan beton tersebut di beberapa bagian sisinya mulai nampak tergerus dan retak akibat arus air hujan disebabkan drainase jalan belum ada.

Sementara dari bagian Utara di wilayah Torut nampak lebih meningkat daripada di Labokke. Dimana, jalan utama Kete’Kesu hingga Salu Bua sudah mengalami pelebaran jalan, bahkan telah dilakukan pengaspalan ulang.
“Tembusan jalannya itu nanti dari Labokke ke Bastem melewati Pantilang, lalu ke Sa’ku dan tembus di jalan utama Kete’Kesu,” jelas Hafid.

Karena berstatus sebagai jalan provinsi, maka anggaran untuk pembangunannya pun juga sedikit. Sehingga, Gubernur Sulsel mendorong tahun ini agar jalan poros Labokke-Torut menjadi jalan nasional yang langsung ditangani kementerian PU dan Pera dengan mendapatkan anggaran yang lebih besar.

Jalan poros ini dianggap sangat strategis karena nantinya akan menghubungkan Bandara Udara Bua langsung ke Toraja Utara.(idr/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top