Sulsel Siapkan Anggaran Cadangan – FAJAR sulsel
News

Sulsel Siapkan Anggaran Cadangan

Antisipasi Bencana

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pemprov Sulsel menyiapkan anggaran cadangan sebagai antisipasi bencana di awal tahun 2017. Langkah itu dilakukan mengingat saat ini cuaca ekstrem sedang melanda hampir semua kabupaten/kota.

Anggaran cadangan itu yang dipersiapkan untuk penanganan bencana alam yang mungkin saja terjadi sewaktu-waktu. Sehingga butuh antisipasi untuk menghindari proses penanganan bencana yang terlambat. Sebab, jika harus mengikuti tahapan dalam prosedur pencairan anggaran, membutuhkan proses yang panjang.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel kemaren sudah mengajukan anggaran diskresi. Itu saya sudah setujui. Anggaran itu dipersiapkan kalau terjadi bencana alam di awal tahun seperti saat ini, dimana perputaran anggaran baru berproses. Anggaran cadangan ini artinya kalau ada bencana yang tidak kita minta-minta, mereka bisa bergerak cepat,” jelas Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Rabu (4/1/17).

Kendati begitu, Syahrul enggan menyebut total anggaran cadangan yang disiapkan. Ia hanya mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk penanggulangan bencana jumlahnya tidak terbatas, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan.

“Anggaran cadangan tentu saja tidak batasnya, sesuai kebutuhan yang dia ajukan kita telaah. Kalau memang hanya Rp50 juta, ya itu saja. Tergantung kebutuhan. Dana diskresi itu kita siapkan, nanti akan diganti sesuai proses,” terangnya.

Selain kesiapan anggaran, Syahrul juga meminta pemerintah bersandar pada kecepatan pihak TNI dan Polri serta tim SAR untuk bisa berkoordinasi dengan BPBD, baik provinsi maupun kabupaten dalam penaggulangan dan penanganan bencana.

“Masyarakat dan Pemerintah Daerah harus bekerjasama untuk mengantisipasi, khususnya di daerah-daerah yang masuk peta rawan bencana. Saat seperti ini, longsor menjadi bagian yang harus diwaspadai. Saya berharap bupati betul-betul peka terhadap situasi, khususnya daerah pegunungan yang ada pemukimannya,” katanya.

Syahrul juga mengingatkan segenap unsur yang terlibat dalam penanganan bencana, untuk memperhatikan protap dalam melakukan penanganan dan penanggulangan bencana jika memang terjadi.

“Jika bencana terjadi perhatikan protap. Pertama, bagaimana menangani manusia, makhluk hidup, materi, dan sudah dipersiapkan cara bertindak satu, dua dan tiga. Evakuasi, logistik, kesehatan semua harus siap, termasuk stok obat-obatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan, warga nelayan mewaspadai cuaca ekstrim, hujan lebat disertai angin kencang dan petir serta gelombang tinggi yang terjadi hampir di seluruh wilayah Sulsel.

Kepala Sub Bidang Pelayanan dan Jasa BMKF Wilayah IV Makassar Sujarwo mengatakan, kondisi cuaca saat ini hampir di seluruh wilayah Sulsel, yakni Makassar, Maros, Pangkep, Takalar, dan Sungguminasa akan berpeluang hujan lebat disertai petir.

“Pada umumnya, peluang hujan lebat disertai petir di sejumlah wilayah Sulsel akan terjadi dari Pagi hari pukul 06.25 WITA hingga Malam Hari. Hari ini saja, hujan lebat yang disertai petir di wilayah Makassar, Maros, Pangkep, Takalar dan Sungguminasa dengan Suhu Udara 17 sampai 31°C, Kelembaban udara 75 hingga 95%,” terangnya.

Dengan kondisi ini, pihaknya memperingatkan warga khususnya nelayan, calon penumpang kapal laut, dan warga yang bermukim di pesisir agar berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrim dan gelombang tinggi hingga 2,5 meter.

“Rata-rata tinggi gelombang akan berkisar 1,25 sampai dengan 2,5 meter, jadi perlu diwaspadai bagi transportasi laut dan nelayan yang melaut, ketika terjadi cuaca buruk yang disertai angin kencang, akan dapat menimbulkan gelombang laut yang tinggi disertai arus kencang,” ujarnya.(eky/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top