Tertibkan Truk Dalam Kota – FAJAR sulsel
News

Tertibkan Truk Dalam Kota

Perwali Makassar No 94

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Aktivitas truk dalam kota terus memakan korban jiwa. Penegakan Peraturan Walikota Makassar No 94 tahun 2013 tentang pembatasan operasional truk 10 roda kembali menjadi sorotan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, diminta tidak lagi menunggu korban jiwa untuk menegakkan peraturan ini.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memanggil Plt Kadishub Makassar, Mario Said, terkait truk yang kembali memakan korban di Jl Sultan Alauddin, pekan Senin lalu.

Usai dipanggil, Mario mengaku sudah mengatur jam operasional truk pada malam hari. Hanya saja, itu baru untuk truk pengangkut tambang galian C.

Bukan truk angkutan logistik pelabuhan dan bahan bakar. Operasional truk yang lain, kata dia, baru akan diatur dalam revisi. Akan tetap itu masih terkendala, lantara proses pengkajian draft hasil revisi baru cukup memakan waktu lama.

“Kami tetap prihatin atas ini. Makanya sekarang truk ditangani kepolisian. Kita tetap tegakkan Perwali, anggota juga tetap stand by,” ujar Mario.

Dia pun belum bisa memastikan kapan hasil revisi ini tuntas. Meski begitu, mestinya yang lama tetap harus ditegakkan. Namun nyatanya justru mandul, Dishub seolah tak berdaya untuk menangani maraknya aktivitas truk dalam kota.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menambahkan, jika masalah truk dalam kota sudah dia serahkan ke Dishub Makassar. Harusnya ini menjadi perhatian, dan segera ditindaki. Tidak menunggu lagi adanya korban berjatuhan di jalanan.

Terkait pemanggilan Dishub Makassar, Danny meminta progres penindakan. Termasuk penerapan Perwali larangan truk dalam kota. Selain karena penindakan lambat, Danny juga menilai angkutan massal perlu dibenahi. Seperti, Pete-pete Smart dan BRT harusnya bisa menjadi pilihan masyarakat.

“Sehingga penggunaan kendaraan roda dua berkurang. Mereka beralih ke transportasi massal. Selama ini pengendara roda dua kerap jadi korban di jalanan kota, utamanya akibat truk dalam kota,” tambahnya. (met/ris)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top