Wagub: Proyek Swakelola Angkat Ekonomi Rakyat – FAJAR sulsel
News

Wagub: Proyek Swakelola Angkat Ekonomi Rakyat

PINRANG, UPEKS.co.id — Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang menyarankan Pemerintah Kabupaten Kota se-Sulsel memperbanyak proyek swakelola yang digulirkan kepada masyarakat. Hal ini dinilai bisa berdampak langsung untuk masyarakat.

“Kalau proyek swakelola diperbanyak, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya. Ini bisa membantu mengangkat perekonomian rakyat,” kata Agus, saat meresmikan dan serah terima Sanimas Reguler (Ipal Komunal) Tahun Anggaran 2016, di Lingkungan Marannue Kelurahan Pacongang Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang, Kamis (05/01/17).

Agus menjelaskan, bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Dirjen Cipta Karya berupa unit Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), yang dikerjakan dengan metode swadaya. Untuk tahun anggaran 2016, Sulsel diberikan jatah sebanyak 16 unit, dan Kabupaten Pinrang mendapat 6 unit dari jumlah total tersebut.

“Bantuan dari pusat seperti ini perlu administrasi yang cepat dan lengkap, agar proyek bisa segera turun. Sulsel itu mendapat jatah 16 unit, tetapi karena Pinrang yang cepat merespon, maka 6 unit diberikan ke Pinrang. Banyak proyek yang karena respon dari pemerintah daerahnya lambat, akhirnya proyek tersebut beralih ke daerah lain,” ungkapnya.

Agus berharap dengan adanya bantuan sanitasi dan instalasi pengolahan limbah ini, masyarakat bisa merubah pola hidupnya untuk lebih sehat.

“Kita berharap Ipal ini bisa membuat masyarakat terbiasa dengan pola hidup yang lebih sehat. Kita berharap keberadaanya bisa terus dijaga agar pemanfanfaatannya bisa panjang dan digunakan lebih lama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KSM Lestari Pacongang, M Rukman Cabang, yang juga Kepala Lingkungan Marennue mengaku, sangat terharu karena kesediaan Wagub Agus hadir dan meresmikan penggunaan Instalasi Pengolahan Limbah Komunal ini.

Pasalnya, kata dia, yang mengundang bukan bupati atau pejabat daerah lainnya di Pinrang, tetapi hanya dari masyarakat setempat yang langsung bersurat kepada wagub.

“Awalnya saya berpikir, apakah pantas dan beliau (Agus) pejabat se-level wakil gubernur untuk hadir pada acara seperti ini. Tetapi ternyata Pak Wagub menunjukkan bahwa beliau adalah pemimpin yang peduli rakyatnya tanpa melihat status sosial. Itu terbukti karena beliau bersedia hadir pada acara ini. Padahal, yang mengundang bukan bupati, tapi kami masyarakat sendiri yang mengundang langsung,” ungkapnya. (eky)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top