Bupati Tator Disebut Langgar UU ASN – FAJAR sulsel
News

Bupati Tator Disebut Langgar UU ASN

*Turunkan Jabatan Eselon Tanpa Alasan Jelas

MAKALE—Mutasi eselon III digelar, Selasa malam 10 Januari 2017, di ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja (Tator). Kurang lebih 80 pejabat dilantik untuk mengisi jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru.

Namun dari 100 lebih pejabat yang datang sedianya dilantik, banyak diantaranya yang harus kecewa karena sudah mendapat telepon dan SMS untuk hadir di pelantikan tetapi namanya tidak tertera dalam daftar pejabat yang dilantik.

Parahnya, ada beberapa pejabat yang dilantik Bupati Tator, Nicodemus Biringkanae sebelumnya telah menempati jabatan eselon III/a semisal pernah camat dan Sekretaris Dinas, tetapi setelah dilantik menduduki jabatan eselon III/b.

Menurunkan jabatan eselon tanpa alasan yang jelas, jika mengacu kepada UU ASN merupakan pelanggaran berat, sehingga pihak ASN Pusat didesak segera mengevaluasi mutasi yang digelar Pemda Tator.

Demikian ditegaskan Anggota DPRD Tator, Alexander Pantan Rante Allo, Rabu 11 Januari 2017.

Legislator partai Demokrat ini mengbatakan, lebih parah lagi pada pelantikan sebelumnya, Sabtu 30 Desember 2016 lalu, Y.D.Pamara dilantik Kadis Tataruang dan Pemukiman di eselon II, padahal dia (Y.D. Pamara, red) tidak ikut asesmen di LAN Makassar.

“Demikian pula lelang jabatan terbuka di Dinas Tataruang, Dinas Kesehatan, dan Badan Pemerintahan Lembang (BPL) juga tidak dilakukan,”terang Alexander.

Untuk jabatan Dinas Kesehatan, Bupati Nicodemus melantik iparnya, dr Anthon Rerung ditengarai tengah berurusan dengan hukum terkait dugaan rekening liar dana Jamkesda dan Jampersal di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah tahun 2014 lalu.

Selain itu, juga dipertanyakan dr Anthon Rerung apakah sudah mengikuti asesmen untuk eselon dua.
“Karena itu kita berharap pelantikan serupa berikutnya aturan dan rambu-rambu sesuai aturan ditatati dan dijalankan menuju tata kelola pemerintahan Tana Toraja lebih baik,”imbuh Alexander.(mg5/ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top