Gaji Pegawai Pemprov Naik Rp1,9 Triliun – FAJAR sulsel
News

Gaji Pegawai Pemprov Naik Rp1,9 Triliun

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Alokasi anggaran Pemprov Sulsel khusus untuk gaji pegawai tahun ini membengkak menjadi Rp1,991 triliun. Angka itu naik drastis sekitar Rp1,330 triliun dari tahun 2016 lalu.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwin, kenaikan itu terjadi lantaran jumlah pegawai pemprov juga naik drastis setelah kebijakan pengalihan kewenangan guru dari status PNS kabupaten kita menjadi PNS provinsi, yang jumlah mencapai 17.571.

“Jadi jumlah pegawai pada tahun 2016 dengan asumsi belum masuk PNS yang dialihkan dari kab/kota itu hanya 9.927. Namun setelah pengalihan kewenangan, jumlah PNS menjadi 27.498,” ujar Andi Arwin, Rabu (11/1/17).

Sehingga dengan demikian, lanjut dia, maka alokasi anggaran belanja gaji tahun 2017 naik menjadi Rp1,991 triliun, yang sebelumnya di tahun 2016 hanya Rp634 miliar.

Mantan Kepala Biro Umum Sulsel itu menambahkan, jika dihitung secara keseluruhan, khusus untuk belanja pegawai yang alokasi anggarannya hanya Rp997 miliar pada tahun 2016 lalu, tahun ini meningkat menjadi Rp2,971 triliun.

“Jadi belanja gaji itu hanya khusus untuk gaji saja, sementara kalau belanja pegawai itu sudah termasuk tunjangan-tunjangan dan lainnya yang sesuai ketentuan,” jelas Arwin.

Menurut dia, awalnya masalah pengalokasian anggaran ini memang sempat tarik ulur lantaran sesuai data PNS guru yang akan beralih menurut data dari BKN hanya sekitar 15.028. Sementara data yang bersumber dari Dapodik Kemendikbud sebanyak 15.621. Belakangan baru datanya naik diatas 17 ribuan guru.

“Tetapi kami telah mengantisipasinya mengalokasikan anggaran untuk belanja gaji khusus guru kurang lebih Rp1,330 triliun, dan untuk belanja pegawai secara keseluruhannya mencapai kurang lebih Rp1,997 triliun. Jadi tidak ada masalah,” pungkasnya.

Sementara, khusus untuk pengelolaan dan pemerataan guru, Dinas Pendidikan (Disdik) akan menarik semua guru PNS yang selama ini bekerja di sekolah swasta. Setelahnya, Disdik akan melakukan pendistribusian dan pemerataan guru pada semua daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, menjelaskan, sebagai langkah awal, pihaknya telah mengumpulkan seluruh kepala sekolah dalam rapat koordinasi, untuk menemukan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh kepala sekolah sebagai manajemen terdepan.

Termasuk, menyampaikan potensi dan energi yang dimiliki kemudian mempertemukannya dalam sebuah skala prioritas. “Persiapan ujian nasional juga diselesaikan sekarang. Data-data siswa yang memilih mata pelajaran pilihan itu sudah siap atau tidak, kita lengkapi semua,” ungkap Irman. (eky/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top