Komisi II Nilai Kualitas tak Bagus – FAJAR sulsel
News

Komisi II Nilai Kualitas tak Bagus

-Pada Sejumlah Proyek Pengaspalan

PALOPO — Belum lama ini, Komisi II DPRD Kota Palopo melakukan tinjauan hasil pengaspalan dan rabat beton yang dikerjakan oleh rekanan. Hasilnya cukup miris, dari semua paket, ternyata hampir seluruh pengerjaan kualitasnya tidak bagus.

“Hampir menyeluruh pengerjaan pengaspalan dan rabat beton kualitasnya tidak bagus,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Palopo, Steven Hamdani kepada Palopo Pos, Rabu 10 Januari 2017 kemarin.
Namun, lanjut dia,” Ada juga yang kita temukan bagus. Tetapi hanya sebagian kecil,” ujarnya.

Dari hasil pantuan di lapangan, akhirnya dilakukan hearing di ruang Komisi II DPRD Kota Palopo. Kadis PU Kota Palopo diundang menghadiri rapat.
“Jadi, soal kualitas pekerjaan, sebenarnya ada tiga indikator penyebab kerusakan jalan. Pertama, bestek yang tidak sesuai, kedua, ketinggiannya tidak sesuai dan ketiga faktor cuaca,” jelas Legislator Partai Golkar ini.

Beberapa bulan terakhir ini, memang kondisi cuaca di Kota Palopo tidak bersahabat. Hampir terjadi hujan keras tiap harinya. “Nah ini yang jadi masalah, kualitas jalan tidak bagus ditambah kena air hujan, maka jalan yang baru dikerjakan tentu akan rusak,” bebernya.

Semua hal itu menjadi fokus pembicaraan dengan pihak Dinas PU. Lebih jauh diterangkannya, yang menjadi kendala pengerjaan jalan di Kota Palopo, khususnya pengerjaan rabat beton. Sebenarnya dalam aturan itu, setelah dilakukan cor, itu baru bisa difungsikan setelah 28 hari.

“Namun yang terjadi, asalkan cornya sudah kering, masyarakat sudah lewat. Ini juga yang mempengerahui kualitas rabat beton,” ucapnya.
Terlepas dari semua itu, tidak dipungkiri banyak juga rekanan yang membuat rabat beton tidak sesuai dengan bestek yang ada. Hampir menyeluruh kualitas tidak bagus.

“Diinternal SKPD terkait, ada dua pengawas. Yakni pengawas eksternal dan internal. Ini yang harus digali oleh SKPD terkait,” tandasnya.
Untuk diketahui ada 20 paket pengaspalan yang dikerjakan saat ini.

Yakni untuk paket 1 ada satu ruas jalan dengan anggaran Rp17.751.888.000, kontraktor PT. Karya Pribumi Sawerigading. Paket 2 ada 4 ruas jalan, anggarannya Rp4.788.678.000 dengan kontraktor PT. Merpati Malimongan. Paket 3 satu ruas anggarannya Rp1.964.643.000, kontraktor CV. Mega Jaya Pratama. Paket 4 satu ruas anggarannya Rp3.916.808.000, PT Pelita Cipta Nugrahan.

Kemudian, Paket 5 dengan ada 7 ruas dengan anggaran Rp4.751.112.000, kontraktor PT. Bangun Bumi Indah. Paket 6 empat ruas anggarannya Rp3.620.797.000, PT Cipta Agar Utama. Paket 7 ada 8 ruas anggarannya Rp3.266.000.000, PT Tunas Tehnik Sejati. Paket 8 ada delapan ruas anggarannya Rp4.240.061.000 PT Makara Abadi.

Paket 9 ada 8 ruas dengan anggaran Rp4.949.276.000 kontraktor PT Bangun bumi Indah. Paket 10 ada 9 ruas dengan anggaran Rp2.572.777.000, PT Padya Megatama Teknindo. Paket 11 ada 17 ruas dengan anggaran Rp3.928.769.000, kontraktor PT Milenuim Persada. Paket 12 ada 4 ruas dengan anggaran Rp4.315.014.000, PT Cipta Agar Utama.

Paket 13 sebanyak 8 ruas dengan anggaran sebesar Rp4.076.453.000, PT Milenium Persada. Paket 14 ada tiga ruas dengan anggaran Rp2.811.549.000, kontraktor PT Nei Dua Karya Persada. Paket 15 ada 4 ruas dengan anggaran Rp3.736.953.000, PT Hikmat Gemilang Konstruksi. Paket 16 ada enam ruas dengan anggaran Rp4.552.872.000, PT Makara Abadi.

Kemudian, paket 17 ada tiga ruas dengan anggaran sebesar Rp4.538.374.000, kontraktor PT Pelita Cipta Nugraha. Paket 18 ada 4 ruas dengan anggaran Rp3.427.999.000, PT Merpati Malimongan. Paket 19 ada 7 ruas dengan anggaran sebesar Rp4.455.217.000, PT Pelita Cipta Nugraha. Paket 20 ada dua ruas dengan anggaran sebesar Rp4.978.887.000, PT Jaya Konstruksi Utama.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top