Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Battang – FAJAR sulsel
News

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Battang

* Tas Korban Berisi Obat Maag, Sakit Kepala, dan Asma

PALOPO — Beberapa jenis obat dalam tas pria ini. Ada obat maag, sakit kepala, obat asma, dan balsem. Pria yang usianya diperkirakan 68 tahun sudah terbujur kaku di kebun coklat. Tak bernyawa lagi. Wajahnya kelihatan pucat. Polisi masih kesulitan melacak identitas mayat tersebut.

Hari masih pagi, warga RT2/RW3 Km 28 Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat geger. Ada sesosok laki-laki ditemukan terbujur kaku di dalam kebun coklat, Rabu 11 Januari 2017, kemarin, pukul 07:00 Wita.

Pria ini mengenakan baju kemeja bercorak garis-garis berwarna orange kream dan merah tua. Dia terbaring di atas daun kering. Hanya kain tipis berwarna bercorak warna biru kuning dijadikan selimut.

Tak jauh dari tempatnya tidur, ada barang-barang berserakan. Ada tas ransel. Ada bungkusan plastik kue bagea di atas kepalanya. Sepertinya, pria tua ini sebelum meregang nyawa sempat menikmati kue khas Palopo agar tidak lapar.

Pria yang tidak diketahui identitasnya ini terbaring miring menghadap Utara. Tepat di bawah pohon kelapa dan pohon coklat. Di sekelilingnya semak belukar.

Yunus, 36 tahun, pertama kali menemukan mayat tanpa identitas tersebut. Seperti biasa. Warga Kampung Kattu Rinding Allu ini hendak melihat jerat babi yang sudah dipasang di hutan. Saat menuju lokasi, mata Yunus melihat ada laki-laki terbaring di atas tanah. Jarum jam saat itu menunjuk pukul 07:00 Wita.

Ia kemudian memberanikan diri mendekat. Pria ini sudah tak bernyawa. Apa yang dilihatnya langsung dilaporkan ke ketua RT2/RW 3. Sekitar pukul 08:00 Wita, Polsek Wara menerima laporan penemuan mayat. Kapolsek Wara, Kompol Arsyad Kaonga langsung memimpin anggotanya ke TKP.

Di TKP, polisi kemudian memeriksa keadaan mayat dan juga barang-barang yang ada di sekitarnya. Sebagian polisi lainnya mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi. Memang, kondisi TKP mendaki. Karena berada di perbukitan. “Kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh mayat ini,” kata Kompol Arsyad.

Polisi juga kesulitan melacak identitas korban. Sebab, tidak ada KTP atau tanda-tanda yang bisa dijadikan petunjuk asal usul korban.
Karena tak ditemukan tanda-tanda kekerasan, mayat pria tersebut dibawa ke RSUD Sawerigading. Sambil menunggu kedatangan kerabatnya. Sedangkan barang bukti diamankan di Polsek Wara.

Lanjut dia, setelah diperiksa oleh dokter, kesimpulan sementara, pria tua tanpa identitas ini meninggal akibat sakit maag. Itu dikuatkan dengan penemuan sejumlah obat di dalam tasnya. Ada banyak tablet obat maag, obat asma, obat sakit kepala dan balsem di dalam tasnya.

Barang lainnya yang ditemukan polisi dalam tas adalah dua buah topi. Satu warna hitam dan satu lagi warnah putih, celana kolor, sandal kulit warna coklat, tas punggung berwarna coklat berisi pakaian, handuk merah muda, celana levis warna biru, cash handphone Samsung, botol Aqua besar, pembungkus makanan Bagea, sikat gigi, uang tunai Rp295 ribu dan 1 bilah badik sepanjang 30 cm.

“Dugaan sementara, laki-laki ini meninggal tadi malam (kemarin malam, red),” ungkapnya.
“Tidak ada kartu identitas yang kami temukan. Makanya, kita kesulitan mencari keluarganya. Saya harap, dengan dimunculkannya melalui media, keluarga almarhum bapak ini bisa mengenali.

Jika ada keluarga yang mengenali silahkan datang ke Polsek Wara,” tandas kapolsek.(ara/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top