PNS di Delapan OPD Baru Belum Terima Gaji – FAJAR sulsel
News

PNS di Delapan OPD Baru Belum Terima Gaji

MALILI— Pasca pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilingkup Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) baru–baru ini telah berdampak pada gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Informasi yang dihimpun dari Dinas Pendapatan Pengelola, Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Lutim, menyebutkan tercatat ada delapan OPD atau SKPD PNSnya sampai detik ini belum memasukkan Surat Perintah Membayar (SPM), sehingga terkendala dalam pencairan anggaran.

Sekertaris DPPKAD Lutim, Ramadhan yang ditemui di ruang kerjanya, membenarkan adanya sejumlah OPD yang belum memasukkan SPMnya, sehingga belum dapat diterbitkan Surat Penyediaan Pengeluaran Dana (SP2D) untuk dicairkan.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji sejumlah PNS di OPD tersebut bukanlah kesalahan dari DPPKAD. Sebab, kata Ramadhan, pihaknya hanya bertindak sebagai Bendahara Umum Daerah (BUD) di Kabupaten Lutim.

“Penanggung jawab anggaran ada pada masing–masing SKPD, sehingga jika SKPD tidak memasukkan SPMnya maka kami juga tidak akan menerbitkan SP2D atau mencairkan anggarannya. Kami bertindak sebagai BUD saja,” ungkap Ramadhan, Rabu 11 Januari 2017.

Dirinya merincikan, delapan OPD tersebut masing-masing, Dinas Perpustakaan, Sosial, Komunikasi, Pariwisata, Pertanian, Pemberdayaan Desa, Sekertariat Daerah, dan Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan.

“Selain dari delapan OPD di atas, seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan dan beberapa dinas lainnya sudah kita cairkan gajinya sejak tanggal 5 Januari kemarin,” ungkap Ramadhan yang mengaku jumlah OPD di Bumi Batara Guru berjumlah 40 termasuk kecamatan.

Selain itu, kata Ramadhan, salah satu penyebabnya seperti, belum adanya Surat Keputusan (SK) yang turun dari Badan kepegawaian Daerah (BKD) terkait penempatan anggota atau staf di masing–masing SKPD sejak mutasi tersebut dilakukan.

“Di Lutim ada sekitar 4.000 orang PNS dengan belanja pegawai sebesar Rp400 miliar pertahunnya. Untuk belanja langsung Rp700 miliar dan belanja tidak langsung Rp600 miliar dengan total APBD senilai Rp1,3 triliun,”pungkasnya.(krm/ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top