Potensi Sengketa Lahan Semakin Minim – FAJAR sulsel
News

Potensi Sengketa Lahan Semakin Minim

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersuka cita. Sebab, potensi sengketa lahan Balaikota Makassar semakin minim. Bukti kepemilikan lahan Balaikota berupa sertifikat tersebut ditemukan setelah sekitar 30-an tahun dinyatakan hilang.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Makassar, Erwin Syafruddin Haiya mengatakan, lahan Balaikota Makassar memang tercatat sebagai aset Pemkot Makassar sejak dahulu. Namun, dukungan kepemilikan lahan Balaikota sebagai aset Pemkot Makassar tidak kuat.

Sebab, pemkot tidak memiliki dan tidak pernah menemukan sertifikat tersebut. “Memang tercatat sebagai aset, tetapi tidak ada buktinya,” kata Erwin. Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto didampingi Asisten III Pemprov Sulsel, Ruslan Abu dan Karo Pengelolaan Aset Pemprov Sulsel, Muji pun memamerkan sertifikat lahan Balaikota kepada awak media, Selasa (10/1/2016) petang.

“Ini memberi tanda bahwa daftar aset kita secara administrasi sangat kuat karena sertifikat yang dinyatakan hilang ditemukan kembali,” tutur Danny, sapaan Ramdhan. Lanjut Danny, penemuan sertifikat dari Biro Aset Pemprov Sulsel melalui Asisten III Pemprov Sulsel menjadi bagian dari penertiban administrasi aset Pemkot Makassar.

Sertifikat yang temukan tersebut merupakan penerbitan sertifikat kedua yang terbit pada 1991. Ketika itu masih milik Pemprov Sulsel dan dialihkan menjadi aset Pemkot Makassar pada 1992. Sertifikat itu diterbit Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar yang kala itu masih bernama Kantor Pertanahan Kotamadya Ujung Pandang. Di mana, lahan seluas 14.816 meter persegi itu didaftarkan sejak 1979. (rul/ris)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top