Sebulan, RSUD Butuh 100 Kantong Darah – FAJAR sulsel
News

Sebulan, RSUD Butuh 100 Kantong Darah

BELOPA — Sejumlah dokter ahli yang memberikan tindakan medis bagi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, sangat membutuhkan stok darah.

Tidak kurang dari 100 kantong darah harus disiapkan unit transfusi darah di RSUD Batara Guru Belopa untuk memenuhi kebutuhan tersebut Kepala Unit Transfusi Darah RSUD Batara Guru Belopa, Alimuddin, kepada Palopo Pos, Rabu 11 Januari 2017 mengungkapkan, setidaknya ada tiga dokter ahli yang selalu membutuhkan stok darah untuk pasiennya di RSUD Batara Guru Belopa, yakni dokter bedah umum, dokter bedah kandungan dan dokter penyakit dalam.

“Jika ingin di kalkulasi setiap bulannya ketiga dokter tersebut total darah yang dibutuhkan mencapai 100 kantong darah. Yang terbanyak membutuhkan stok darah biasanya dokter ahli kandungan yang memberikan pertolongan tindakan medis bedah sesar pada ibu hamil yang akan melahirkan,” ungkap Alimuddin.

Hanya saja, lanjut Alimuddin, Unit Transfusi Darah RSUD Batara Guru Belopa sangat kewalahan dalam memenuhi kebutuhan darah bagi ketiga dokter ahli tersebut, mengingat kantong darah yang terkumpul dari kegiatan donor darah di masyarakat sangatlah minim alias jauh dari cukup untuk memenuhi stok darah yang mencapai 100 kantong dalam setiap bulannya itu.

“Dari kegiatan donor darah sukarela yang selalu kita laksanakan saja, dalam sebulannya kita hanya mampu mengumpulkan sekitar 40 hingga 60 kantong darah. Selebihnya untuk mencukupi stok darah yang dibutuhkan itu terpaksa dilakukan donor darah pengganti yang biasanya diambil dari keluarga pasien,” sebut Alimuddin.

Alimuddin menambahkan amat mulia jika seseorang mau menyumbangkan darahnya, karena akan membantu sesama manusia yang membutuhkan.
“Seseorang yang mau mendonor darah juga memiliki syarat, yakni harus berusia diatas 17 tahun dan antara usia dan berat badan harus sesuai.

Dimana tidak boleh dibawah 45 Kg. Pendonor darah harus memiliki kestabilan tekanan darah dengan tensi darah saat akan mendonor tidak boleh diatas 150 dan tidak boleh dibawah 100 dengan HB harus 12,” jelas Alimuddin.

Pihaknya terkadang kewalahan untuk melaksanakan kegiatan donor darah sukarela lantaran membutuhkan biaya operasional yang cukup besar, sementara alokasi anggaran untuk unit transfusi darah sangatlah terbatas.(and/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top