Warga Gowa Ditolak Nginap di RS Madyang Palopo – FAJAR sulsel
News

Warga Gowa Ditolak Nginap di RS Madyang Palopo

* ‘Exit’ dari BPJS Kesehatan, Pasien TB Hanya Dirawat Jalan

PALOPO — Risiko memutuskan kerjasama dengan BPJS Kesehatan terus berdampak. Salah seorang warga Kabupaten Gowa ikut merasakan dampak dari kebijakan tersebut. Warga yang menderita penyakit suspect tuberkulosis (TB) hanya dirawat jalan.

Aulia, 11 tahun, nama pasien tersebut. Ia ditolak oleh sistem. Jadi tak bisa nginap di RS Madyang Palopo.
Kartu BPJS Kesehatan yang dikantongi telah berakhir pada 31 Desember 2016. Sementara, kebijakan bupatinya memutuskan kerjasama. Exit (keluar) dari BPJS Kesehatan.

Pasien merupakan rujukan dari Puskesmas Baramamase, Kecamatan Walenrang. Saat berobat orangtuanya menggunakan kartu BPJS Kesehatan Kabupaten Gowa. Setelah dicek oleh BPJS Kesehatan Centre di RS Madyang, kartu BPJS milik Aulia sudah tak berlaku lagi. Kartu BPJS Kesehatan tersebut adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI)/APBD Gowa.

”Sehingga pasien Aulia tetap mendapatkan perawatan tapi dengan status pasien umum,” ujar Staf Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan (MPKR) BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo, Oktaviani, kepada Palopo Pos, Rabu 11 Januari 2017, kemarin.

Menurut Oktaviani, pasien Aulia masuk ke RS Madyang pada Selasa 10 Januari 2017. Saat dilakukan pemeriksaan, pasien Aulia menderita suspect tuberkulosis. Namun, karena kartu BPJS Kesehatan yang disodorkan tak berlaku lagi, maka pasien Aulia dirawat dengan status pasien umum.

”Pasien Aulia suspect TB. Setelah kami melakukan pemeriksaan data, ternyata kartu BPJS Kesehatan miliknya sudah tak berlaku, makanya saat itu orangtuanya memilih untuk berobat jalan saja, tak sampai nginap di rumah sakit,” tambahnya, saat ditemui di BPJS Kesehatan Centre RS Madyang, Rabu 11 Januari 2017, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gowa, Muhammad Sahir, saat dikonfirmasi Palopo Pos, mengatakan kalau Pemkab Gowa telah menggratiskan kesehatan kepada seluruh warga Gowa. Hanya dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) warga Gowa bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dimana pun di Gowa dan di RS Makassar yang bekerjasama dengan Pemkab Gowa.

Untuk kasus warga Gowa yang ditolak berobat di Palopo, Sahir mengakui kalau memang saat ini Pemkab Gowa telah memutuskan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

”Pemkab Gowa memang sudah tak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan lagi. Makanya, warga Gowa hanya bisa gratis pelayanan kesehatannya di Gowa dan Makassar itu pun harus ada surat rujukan RS mana yang bekerjasama dengan Pemkab Gowa. Kalau Kota Palopo tidak, begitu pun dengan daerah lain,” bebernya.

Pemilik RS Madyang Kota Palopo, dr Nazaruddin Nawir, SPOG membenarkan hal itu. Menurutnya, karena Pemkab Gowa sudah tak berintegrasi dengan BPJS Kesehatan, maka pasien warga Gowa yang menggunakan kartu BPJS Kesehatan dengan dengan data PBI/APBD Gowa tak bisa diterima di RS Madyang. ”Pasien tersebut memilih rawat jalan,” ujarnya singkat.(rhm/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top