Ansor Sulsel Tolak Penobatan Imam Besar Islam – FAJAR sulsel
News

Ansor Sulsel Tolak Penobatan Imam Besar Islam

MAKASSAR, UPEKS.co.id--Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sulsel mengeluarkan pernyataan terkait keinginan sebagian kecil kelompok atau ormas Islam di Indonesia yang hendak mengangkat Habib RiziTonang-eq Shihab yang tidak lain Imam Front Pembela Islam (FPI) sebagai Imam besar Umat Islam di Indonesia.

“Kami dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulsel menyatakan sikap menolak dengan tegas saudara Riziq Shihab untuk diangkat/dijadikan/dinobatkan sebagai Imam Besar Umat Islam di Indonesia,” ujar H Muh Tonang, Ketua PW Ansor Sulsel, Kamis (12/1/2/2017).
Menurutnya, umat Islam di Indonesia tidak mengenal adanya imam besar sebagai pemegang kuasa atas umat Islam keseluruhan.

“Kami menganggap bahwa mudaratnya jauh lebih besar ketimbang manfaatnya,” tegasnya.
Negara Indonesia, kata lanjutnya, telah menjamin umat Islam dalam memeluk agamanya dan menjalankan ibadahnya termasuk menjamin kebebasan dalam mengikuti para ulama/kyai/ustad sebagai acuan atau panutan dalam menjalankan ibadah sehari-hari dan berinteraksi sosial.

Sebaliknya, GP Ansor, mendukung pemerintah untuk menumpas ormas atau pihak-pihak yang bertindak intoleran kepada sesama umat manusia atas dalih nama agama dan juga mereka yang ingin mendirikan Khilafah sebagai tindakan yang Makar di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mengimbau kepada seluruh kader Ansor Sulsel untuk senantiasa bertabarruk dengan para kyai/ulama yang selama ini membina umat di pondok Pesantren dan pengurus NU setempat dalam menjalankan kegiatan organisasi-termasuk aksi-aksi sosial keagamaan,” tandasnya.

Terpisah Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, pengukuhan Rizieq tidak berdasar. “Itu mengada-ada, karena Islam tidak mengenal konsep imam besar. Dan apa itu imam besar? Imam besar musala kecil yang ada,” kata Yaqut ketika dihubungi, Kamis (12/1).

Yaqut juga mempertanyakan fungsi pengukuhan Rizeq. “Imam besar ini mau mengimami apa? Mengimami umat Islam, umat Islam yang mana? Umat Islam enggak merasa diimami sama dia, kan begitu. Jadi kita tolak pengukuhan itu,” sambungnya. (jar)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top