Pemerintah Abaikan Guru Honorer – FAJAR sulsel
News

Pemerintah Abaikan Guru Honorer

IGI: Tarik Guru PNS di Sekolah Swasta

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim menilai pemerintah mengabaikan tenaga guru yang berstatus honorer. Dia mencatat dari 3,6 juta guru di Indonesia, hanya sekitar 1,6 guru berstatus pegawai negeri sipil.

Ramli menuturkan, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat selalu menyatakan bahwa tenaga guru cukup. Pertanyaannya adalah jika guru cukup, mengapa kepala sekolah (Kepsek) harus mengangkat guru honorer.

“Guru honorer sekolah diangkat dengan alasan kekurangan guru. Itu kenyataan yang tak terbantahkan. Kepala sekolah terpaksa mengangkat guru honorer sekolah agar mampu menutup kekurangan guru dan sekolah menjadi tenang dan aman karena tidak ada siswa yang tak diajar,” terangnya.

Lalu seperti apa status guru honorer sekolah? Sebuah pertanyaan dilontarkan oleh Ramli Rahim. Dia mengatakan guru honorer tak dianggap.

“Pemerintah telah abai dan sama sekali tidak memanusiakan guru. Ketika butuh, mereka diangkat oleh kepala sekolah, ketika mereka yang diangkat oleh kepala sekolah ini meminta NUPTK saja, pemerintah enggan memberi,” pungkasnya.

Lebih jauh, Ramli menyatakan bahwa hal lain yang harus dilakukan pemerintah adalah menarik seluruh guru PNS di Sekolah-sekolah swasta. Hal itu untuk mengisi formasi sekolah-sekolah negeri agar lebih memperjelas lagi kekurangan dan kelebihan guru Indonesia.

Jika semua guru PNS kembali ke sekolah negeri, maka akan terbuka ruang bagi guru lainnya atau calon guru untuk diangkat oleh yayasan menjadi guru tetap yayasan. Sehingga guru yang bersangkutan memperoleh kesempatan mendapatkan NUPTK.

“Intinya, selama guru honorer pengangkatan kepala sekolah masih dibiarkan, selamanya guru honorer ini tak dimanusiakan dan dianggap cukup dengan honor seadanya. Pemerintah harus tegas hanya memberi ruang mengajar kepada guru yang diangkat oleh bupati/walikota, gubernur atau yayasan,” terangnya.(and/mah)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top