Polda Usut Utang Obat Rp11,6 M – FAJAR sulsel
News

Polda Usut Utang Obat Rp11,6 M

DITRESKRIMSUS-POLDA-SULSEL-300x180-1

PAREPARE,UPEKS.co.id — Polemik utang obat Rp11,6 M dan dana silva Rp16 M di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkkasau Parepare terus menggelinding. Setelah dua hari lalu dilaporkan Dewan Pengawas (Dewas) RSUD itu, kini giliran LSM Mahatidana juga melaporkan Bagian Tipikor Polda Sulsel.

Selain itu, Ketua LSM Mahatidana, Rudi Najamuddin juga telah mengirim laporannya ke Mabes Polri. Artinya sudah tiga tingkatan di penyidik kepolisian di laporkan kasus ini. Rudi kepada Upeks menegaskan, perseturuan dewas dan direktur RSUD Makkasau menjelaskan, pihaknya melaporkan dana silva temuan BPK dan utang obat ke Polresta Parepare, Polda Sulsel dan ke Mabes Polri.

Terpisah, Direktur RSUD A Makkasau, dr Muh Yamin dikonfirmasi juga melaporkan dewas ke polisi persoalkan pihak yang telah melaporkan dirinya. “Intinya, pribadi saya diserang, sehingga tergerak melapor ke polisi.

Jika mereka juga melapor, itu haknya dan kami siap menghadapinya,” tegas mantan Kadis Kesehatan Enrekang itu. Kasus utang obat dan silva di RSUD Makkasau ribut, setelah dua dewas dilapor ke polisi oleh direktur RSUD dr Muh Yamin berdalih perbuatan tidak menyenangkan di ruang rapat komisi II DPRD Parepare pekan lalu. (ama/arf).

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top