Tomas Bone Dorong AMAN di Pilwali – FAJAR sulsel
News

Tomas Bone Dorong AMAN di Pilwali

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dukungan kepada Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar, HA Mustaman untuk maju pada pemilihan wali Kota Makassar 2018 mendatang terus mengalir.

Jika sebelumnya HA Mustaman mendapat dukungan dari kalangan anak muda, kali ini giliran tokoh masyarakat (tomas) asal Kabupaten Bone juga ikut menyatakan sikap mendukung mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu sebagai calon Wali Kota Makassar.

Hal ini sampaikan tokoh masyarakat asal Kabupaten Bone yang tinggal di Makassar saat HA Mustaman melakukan silaturahmi dan makan malam bersama di salah satu restoran di Jalan Dato Museng, Makassar, Rabu (11/1) malam. Salah satu sesepuh masyarakat Bone di Makassar, Andi Altin Nur mengatakan, HA Mustaman dikenal sebagai sosok yang sangat merakyat. Hal ini menjadi salah satu indikator dirinya menyatakan mendukung dan mendorongnya maju di Pilkada 2018 mendatang.

“Dia (HA Mustaman) masih muda dan memiliki pengetahuan yang baik, mampu membangun komunikasi dengan semua kelompok masyarakat,” terangnya. Menurut Andi Altin Nur, Kota Makassar membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan. Ia menilai HA Mustaman layak untuk itu.

“HA Mustaman mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik, kami yakin dengan jiwa muda pasti memiliki ide-ide baru yang bisa dikembangkan untuk kemajuan Kota Makassar,” tambahnya. Hal senada juga diungkapkan Andi Ahmad Agung yang juga tokoh masyarakat Bone. Ia mengatakan, HA Mustaman adalah figur representasi dari masyarakat Bone yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil pemimpin yang berkompeten.

“Beberapa dasawarsa terakhir, orang Bone fakum dari pemerintahan Kota Makassar, sehingga kami mendukung HA Mustaman untuk maju pada pemilihan Wali Kota Makassar sebagai representatif orang Bone di Makassar,” ungkapnya. Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Dr. Firdaus Muhammad mengatakan, kehadiran figur baru dalam pemilihan Wali Kota Makassar sangat terbuka.

Menurut Firdaus, meski masih sulit menyaingi popularitas Danny Pomanto sebagai petahana, namun sosialisasi yang maksimal bisa menjadi modal bagi pendatang baru. “Kalau penantang mampu meyakinkan publik dengan tawaran program lebih baik dan realistis bakal jadi nilai jual bagi pendatang baru,” jelasnya. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top