Urus Paspor Sudah Bisa di Palopo – FAJAR sulsel
News

Urus Paspor Sudah Bisa di Palopo

* Hari Ini, Kakanwil KemenkuHAM Resmikan Kantor Imigrasi di Jalan Patang

PALOPO — Mulai Jumat, 20 Januari 2017 hari ini, Kantor Imigrasi Kelas III Kota Palopo sudah melayani pengurusan paspor. Biayanya tidak mahal, hanya Rp355 ribu. Standar waktu pengurusan maksimal tiga hari setelah pembayaran. Namun bisa selesai satu hari jika yang mengurus di bawah 30 orang.

Kantor Imigrasi yang terletak di Jl. Patang No. 2 Palopo ini, akan diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Ham (KemenkumHAM) Sulawesi Selatan, Sahabuddin Kilkoda SH MH pada Jumat hari ini sekira pukul 09.00 Wita. Rencana awal akan diresmikan Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie.

”Tapi pada saat yang bersamaan, Pak Ronny juga ada tugas yang tak kalah penting, maka beliau diwakili Pak Kakanwil,” terang Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kota Palopo, Samuel Toba kepada Palopo Pos di ruang kerjanya, Kamis, 19 Januari 2017 kemarin.

Dari pantauan Palopo Pos, persiapan peresmian sudah hampir rampung. Peralatan pelayanan paspor sudah ready semua. Yang belum sisa pekerjaan pendukung seperti pengecatan taman, dan lainnya. Yang menyangkut sistem pelayanan sudah kelar.

Ada lima set komputer layanan yang terdiri satu set komputer untuk data yang terkoneksi secara online, dua komputer dilengkapi kamera foto digital dan alat scan sidik jari, satu set untuk layanan orang asing, dan satu set komputer lengkap dengan mesin cetak paspor.

Tak hanya itu, juga tersedia front office dan ruang tunggu yang representatif. Dilengkapi AC, tempat duduk kapasitas 22 orang, dan pencahayaan yang cukup. Termasuk papan informasi, tertera dengan jelas jenis layanan dan biaya, persyaratan pengurusan dokumen, alur dan waktu pengurusan. Bahkan di bagian atas pintu masuk, tertera tulisan besar dan mencolok, tidak melayani calo.

”Pokoknya kita memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang datang mengurus. Kita memberi informasi yang jelas sebagai bentuk transparansi bahwa kita menggunakan prinsip pelayanan yang akuntabel. Bagaimana masyarakat yang datang merasa nyaman, tenang, mendapat kepastian layanan,” terang Samuel yang merupakan putra Walmas.

Jumlah pegawai Kantor Imigrasi Palopo sebanyak delapan orang, termasuk Kepala Kantor. Semua PNS, ada yang mutasi dari Jakarta, Makassar, Parepare, Mamuju, dan Bapas. Jumlah tersebut masih rendah, idealnya 15-20 orang.

Potensi pengurusan paspor di Palopo berkisar antara 2.500 sampai 4.800 orang per tahun. Kalkulasinya begini. Setiap hari 20 orang mengurus. Dalam satu minggu ada lima hari kerja berarti 100 orang per minggu. Satu bulan 400 orang, dikali 12 bulan berarti 4.800 orang dalam satu tahun. ”Itu angka perkiraan. Bisa lebih, bisa juga kurang,” ujarnya.

Diungkapkan pula Samuel bahwa sekira 60 persen orang yang mengurus paspor di Kantor Imigrasi Parepare berasal dari Luwu Raya dan Toraja. Yang terbanyak adalah urusan paspor haji/umrah. Ada juga paspor wisata seperti tarveling, kunjungan keluarga, maupun wisata rohani. Serta paspor tenaga kerja untuk pelaut dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Disinggung mengenai persyaratan pembuatan paspor, Samuel mengatakan sangat simple. Cukup bahwa KTP, Kartu Keluarga dan Akte Lahir. Kalau tidak ada akte lahir, bisa digantikan dengan salah satu dokumen berikut yakni ijazah, bisa juga buku nikah, surat keterangan atau sertifikat penghargaan dari instansi pemerintah seperti sertifikat penataran P4, sertifikat bela negara, atau sertifikat lainnya yang memuat identitas seseorang. Atau, bisa juga buku Baptis bagi yang beragama nasrani.

”Yang susah itu, kalau mau urusan cepat, tapi hanya bawa KTP. Sudah pasti tidak dilayani. Karena kita disini diatur oleh sistem. Ada yang persyaratan tidak lengkap, langsung ditolak sistem. Beda dulu, kita petugas yang atur sistem. Sekarang terbalik, sistem yang atur kita.

Kalau sistem minta begini, harus diikuti,” tandas pria yang sudah beberapa kali mendeportasi warga negara asing yang melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian di wilayah Luwu Raya dan Toraja ini.(ikh)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top