Sulsel Sasar Ekspor Olahan – FAJAR sulsel
News

Sulsel Sasar Ekspor Olahan

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang menjadi tujuan utama tujuan ekspor Sulsel. Tahun ini ada upaya menambah luas pasar tujuan.

Perekonomian negara-negara tersebut diyakini akan lebih baik pada 2017 ini. Namun, pemerintah daerah merasa tetap mesti mengarahkan sekian persen komoditas ke destinasi baru.

Pilihan jatuh pada beberapa negara di Afrika dan Timur Tengah. Di antaranya Afrika Selatan, Mesir, Kuwait, dan Arab Saudi. Selain itu, ada juga yang ke kawasan lain, seperti Kanada, Australia, dan negara-negara di Amerika Selatan.

Kabid Luar Negeri Disperindag Sulsel, Achmad Habib menuturkan, komoditas unggulan termasuk yang direkomendasikan. Semisal kakao dan kopi dari pertanian. Udang, ikan tuna, kepiting, dan rumput laut dari perikanan.

Namun, ucapnya, pendekatan yang dilakukan Disperindag Sulsel bukan lagi mengekspor dalam bentuk material atau bahan mentah. Tetapi sudah dalam bentuk olahan. Agar, kata dia, sertifikasi produk meningkat serta nilai ekspor juga bertambah.

”Suka atau tidak suka, sudah harus ada industri. Jangan lagi material primer yang diekspor. Seperti kakao selama ini, dari total produksi, hanya 10 persen saja yang dikirim biji, selebihnya olahan. Tetapi, ini rumput laut, dari hampir 2 juta ton produksi, baru 30 persen diekspor. Itu pun mentah selebihnya antarpulau,” jelasnya.

Menurut Achmad Habib, pada semester akhir tahun lalu, posisi kakao sudah digeser oleh rumput laut. Olehnya, tahun ini rumput laut juga sudah harus ada olahannya. Jangan lagi dikeringkan agar ada nilai tambah dari perdagangan. Begitupun juga dengan mete, komoditas ini adalah terbesar di Indonesia untuk saat ini.

Sehingga, lanjutnya, jangan lagi diekspor dalam bentuk biji, tetapi diolah apakah dikupas atau dalam bentuk minyak mete. Minyak mete tersebut dimanfaatkan untuk industri kapal terbang sebagai minyak rem. (met/ris)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top