Tanamkan Karakter Disiplin Berlalu Lintas – FAJAR sulsel
News

Tanamkan Karakter Disiplin Berlalu Lintas

*Bagi Pelajar yang Bawa Motor ke Sekolah

PALOPO — Puluhan pelajar SMPN 6 Palopo dikumpulkan di ruang laboratorium. Mulai kelas 1 hingga kelas III. Yang dikumpulkan adalah pelajar yang mengendarai motor ke sekolah. Mereka diberikan pengarahan bagaimana tertib berlalu lintas. Sekaligus menegaskan jika pelajar belum boleh mengendarai motor, karena masih labil.

Salah satu Program Satlantas Polres Palopo di awal tahun, menanamkan karaket disiplin dalam berlalu lintas. Sedini mungkin, pelajar harus memahami bahwa mereka harus tertib dalam berkendara. Salah satunya, tidak mengendarai motor ke sekolah.

Kamis 19 Januari 2017 kemarin, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Palopo, IPTU Tabita didampingi dua anggotanya melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas di SMPN 6 Palopo. Pelajar diberikan pencerahan soal rambu-rambu lalu lintas yang tidak boleh dilanggar.

“Kecelakaan paling banyak terjadi akibat melanggar rambu lalu lintas. Dan, pelanggaran sering dilakukan oleh pelajar, makanya banyak pelajar yang menjadi korban laka lantas,” kata IPTU Tabita.

Beberapa contoh pelanggaran yang dimaksud seperti, tidak memakai helm, bonceng tiga, melanggar rambu lalu lintas hingga ngebut-ngebutan. Karena masih labil, makanya pelajar SMP belum bisa mendapatkan SIM. Kalau mengendarai motor, artinya melanggar.

“Kita akan sepakati, jika ditemukan di jalan, pelajar SMPN 6 akan kita tilang,” sebutnya.
Dalam sosialisasi itu, Kanit Dikyasa juga sempat menyinggung soal e-tilang. Dimana, pelanggar akan direkam melalui CCTV. Otomatis mereka akan dikenai tilang.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Herdianto Karem mengucapkan terima kasihnya kepada kepolian. Kata dia, setelah ada sosialisasi ini, tidak ada lagi kebijaksanaan bagi siswa yang mengendarai motor ke sekolah.

“Semua yang kita hadirkan dalam sosialisasi ini, adalah siswa-siswa yang mengendarai motor sekolah,” kata Herdianto.

Ia menambahkan, 23 persen dari mereka, adalah pelaku bonceng tiga. Makanya mereka kita kumpulkan untuk mendengarkan pengarahan dari pihak kepolisian. Harapannya, agar siswa menanamkan kedisplinan dalam berlalu lintas,” tandasnya.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top