6 Hal yang Bikin Pen*s Jadi Loyo – FAJAR sulsel
Kesehatan

6 Hal yang Bikin Pen*s Jadi Loyo

FAJAR HEALTH – Kunci dari ereksi yang tegak adalah aliran darah yang sehat. Untuk memiliki ereksi yang seharusnya, jantung yang berfungsi memompa darah harus berada dalam kondisi yang prima.

Selain jantung, testosteron adalah faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam mencapai tingkat ereksi yang maksimal. Namun seiring berjalannya waktu dan umur anda, beberapa faktor dapat merusak ‘kebanggan’ anda ini.

Apa hal yang menyebabkan pen*s anda gagal ereksi, berikut seperti diambil dari MensHealth.com:

1. Struk belanjaan
Hampir kebanyakan supermarket menggunakan kertas struk belanjaan yang mengandung kadar BPA tinggi, senyawa kimia yang menyebabkan peningkatan produksi hormon estrogen (hormon wanita). Peningkatan hormon ini, ditambah perubahan lain yang disebabkan BPA, dapat membahayakan keperkasaan anda.

2. Makan manis
Makan makanan manis seperti cake atau minuman bersoda menyebabkan penumpuykan glukosa dalam darah, yang kemudian menstimulasi produksi hornon insulin. Hal ini dapat menganggu produksi testorseron dan menyebabkan pen*s anda sulit bangun.

3. Kurang tidur
Tidur kurang dari 5 jam atau kurang dalam beberapa hari juga dapat memicu turunnya testosteron anda. Tidur sangat penting dalam menunjang produksi hormon ini. 8 jam adalah waktu yang disarankan.

4. Kedelai
Kedelai memiliki sifat yang mirip dengan estrogen. Jadi anda sudah bisa tebak, mengkonsumsinya mempengaruhi kadar testosteron anda.

5. Terlalu lama di dalam ruangan
Menghabiskan terlalu lama di dalam ruangan artinya tubuh anda akan kurang terpapar sinar matahari yang menyediakan vitamin D bagi tubuh. Kekurangan vitamin D juga berdampak pada berkurangnya kadar testorseron hingga 20 persen atau lebih. Luangkan setidaknya 15 menit di sinar matahari pagi.

6. Kegemukan
Menurut temuan University of British Columbia, berlari lebih dari 64 km atau menjadi salah satu alasan menurunnya kadar testosteron seseorang. Terlalu banyak lari dapat mengganggu komunikasi otak dan kelenjar produksi hormon.

(Fajar)

Original Article

loading...
Click to comment
To Top