Kasus Narkoba Menonjol – FAJAR sulsel
News

Kasus Narkoba Menonjol

1-Tiga pelaku narkoba jenis sabu seberat 50 gram saat diringkus petugas Satnarkoba Polres Bone beberapa waktu lalu.

Lapas Tampung 355 WBP

PENULIS : ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB—Narkoba di Kabupaten Bone, menjadi ancaman serius. Butuh penanganan ekstra dari instansi terkait untuk menyelamatkan anak bangsa dari jeratan barang haram tersebut.
Apalagi bandar menjadikan Bone sebagai target peredaran barang haram tersebut. Tingginya kasus narkoba di Bone setidaknya bisa dilihat dari jumlah warga binaan di Lapas Kelas IIA Watampone yang merupakan narapidana dan tahanan kasus narkoba.

Humas Lapas Kelas IIA Watampone, Azhar mengatakan, WBP yang mendekam di Lapas Kelas IIA Watampone, didominasi kasus narkoba sebanyak 120 WBP. Disusul kasus pembunuhan 35 warga binaan dan perlindungan anak 30 warga binaan.

Azhar menambahkan, total warga binaan pemasyarakatan yang menghuni Lapas Kelas IIA Watampone, sebanyak 355 orang dengan total kapasitas di lapas tersebut, mencapai 450 orang.
Dengan rincian, narapidana (Napi) sebanyak 207 orang sedangkan tahanan sebanyak 148 orang. “Ada beberapa kasus yang dialami sehingga masuk penjara, tapi yang paling tinggi kasusnya termasuk narkoba. Inilah yang membuat semakin banyak tahanan dan napi sampai saat ini,” katanya.

Lapas lanjut dia, juga aktif memberikan pembinaan bagi warga binaan. Senada diungkap-kan mantan Kalapas Kelas IIA Watampone, R.Sunarhadihartadi.
“Kita bekali mereka (Warga binaan pemasyarakatan), dengan berbagai keahlian. Mulai dari kerajinan tangan, pertukangan dan lainnya. Itu kita lakukan agar para warga binaan, begitu keluar dari Lapas bisa memiliki bekal untuk mereka aplikasikan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kalapas Kelas IIA Watampone, Lukman Amin menegaskan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) tetap menjadi prioritas.
“Kita berharap warga binaan disini begitu keluar, bisa berguna bagi masyarakat melalui berbagai keterampilan yang kita bekali selama di Lapas,” tutupnya.

*

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top