Pakai Bahan Kimia, Nelayan Disanksi Pidana – FAJAR sulsel
News

Pakai Bahan Kimia, Nelayan Disanksi Pidana

MASAMBA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara menyatakan nelayan yang menangkap ikan di perairan umum dengan menggunakan bahan kimia berbahaya dapat dikenai sanksi bahkan terancam pidana.

Menangkap ikan dengan bahan kimia, atau bahan peledak dapat merusak kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan sekitarnya, sehingga yang melanggar bisa dipidana.

Hal ini ditegaskan Muhamarwan, Kadis Perikanan Luwu Utara kepada Palopo Pos belum lama ini. Menurut dia, sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Perikanan dalam pasal 84 bahwa menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal enam tahun serta denda maksimal sebesar Rp1,2 miliar.

Untuk itu, kata dia pihaknya mengimbau warga untuk mematuhi larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia, apalagi dinas bersama kelompok masyarakat pengawas (Pokwasmas) telah bekerjasama mencegah pemakaian bahan kimia.

Sesuai Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan pemkab dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Namun demikian, Pemkab Luwu Utara tetap akan menindak tegas segala bentuk ilegal fishing, seperti penggunaan bom ikan, penyetruman dengan tegangan tinggi, dan alat tangkap ilegal lainnya,
“Kita tetap akan melakukan langkah koordinasi, sambil menunggu Standar Operasional Prosedur (SOP) yang akan ditetapkan melalui Peraturan Gubernur,” ungkapnya.

Menurutnya, selain intensif melakukan sosialisasi kepada nelayan terkait ilegal fishing, pihaknya juga tetap koordinasi dengan pihak Lantamal (TNI-AL), Polres dan stakeholder lainnya.

“Termasuk melakukan kordinasi lintas kabupaten yakni Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Timur, untuk menangani nelayan atau penangkap ikan ilegal,” lanjutnya.(mah/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top