Standar Kompetensi Pendamping KUMKM – FAJAR sulsel
News

Standar Kompetensi Pendamping KUMKM

Pertanyaan

Yang terhormat pengasuh rubrik konsultasi KUMKM Sulsel. Perkenalkan nama saya Mansyur Salam, salah seorang pendamping KUMKM di Kabupaten Takalar. Pendampingan saat ini menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku KUMKM bila ingin sukses dalam usahaya. Pertanyaan saya, bagaimana seharusnya seorang pendamping agar melakukan kegiatan pendampingan punya standar kompetensi sehingga KUMKM yang didampingi usahanya bisa berkembang dan berjalan sesuai jalur usahanya. Terima kasih.

Jawaban

Terima kasih atas pertanyaan bapak Mansyur Salam. Sebagai entitas bisnis keberadaan koperasi dan UMKM sangat membutuhkan pendampingan dari berbagai kalangan dalam rangka mengakselerasi peningkatan produktivitas dan daya saing Koperasi dan UMKM menghadapi era global. Karena itu tersedianya konsultan bisnis atau pendamping KUMKM yang profesional dan tersedia di berbagai daerah menjadi keharusan. Pendamping Koperasi dan UMKM pada hakekatnya juga sebagai agen-agen perubahan, yang menuntut adanya kualifikasi dasar berupa tiga kompetensi utama yang harus mereka miliki, yaitu :
1. Kualifikasi teknis, yakni kompetensi teknis dalam tugas spesifik dari proyek perubahan yang bersangkutan.
2. Kemampuan administratif, yaitu persyaratan administratif yang paling dasar dan elementer, yakni kemampuan untuk mengalokasikan waktu untuk persoalan-persoalan yang relatif detailed.
3. Hubungan antarpribadi. Suatu sifat yang paling penting adalah empati, yaitu kemampuan seseorang untuk mengidentifikasikan diri dengan orang lain, berbagi akan perspektif dan perasaan mereka dengan seakan-akan mengalaminya sendiri

Untuk standarisasi pendampingan KUMKM, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menyelenggarakan konvensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pendamping UMKM. Konvensi ini telah melahirkan sebuah pedoman baku bagi para pendamping UMKM dalam memberikan layanan pendampingan, sekaligus diharapkan semakin membuka lapangan kerja baru melalui industri jasa.

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pendamping UMKM diharapkan menjadi program suatu sistem yang di dalamnya menyinergikan pemangku kepentingan, sehingga dapatdi manfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Apalagi pendampingan kini telah menjadi instrumen penting di berbagai kementerian dan instansi seperti Kemendes, Kementan, Kemenaker dan lain-lainnya, termasuk di Kemenkop koperasi dan UMKM.

Saat ini juga telah terbit Peraturan Menteri koperasi dan UMKM nomor 02/Per/M.KUKM/I/2016 tentang Pendampingan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil. Di dalam Peraturan Menteri tersebut ditekankan perlunya standarisasi kompetensi pendamping UMKM dalam rangka pengembangan peran dan fungsi pendamping Koperasi dan UMKM. Untuk itu kepada para pendamping KUMKM mari bersama-sama meningkatkan kompetensi dan kapasitas melalui uji kompetensi yang akan digelar tahun 2017 ini. Sehingga kualitas KUMKM binaan juga terus membaik seiring waktu. Selamat menjadi manusia pembelajar.

Pertanyaan seputar masalah koperasi dan UMKM, dikirim ke WA : 081342647080
Pengasuh : Bahrul ulum Ilham (Konsultan SDM PLUT KUMKM Sulsel)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top