Target Pasar, Daihatsu Tunggu Gaikindo – FAJAR sulsel
News

Target Pasar, Daihatsu Tunggu Gaikindo

MAKASSAR, UPEKS.co.id — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memasuki tahun 2017 tidak menaikkan target sama sekali. Target untuk tahun 2017 sendiri masih mengacu pada realisasi penjualan pada 2016 lalu yakni 192.410 unit.

Hingga saat ini pihaknya masih menunggu pengumuman target dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sekaligus dijadikan angka tersebut sebagai patokan pasar tahun ini.

Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra mengatakan, pihaknya tak mau muluk-muluk sola target penjualan karena pihaknya juga belum mengetahui jelas pasar pada tahun ini. “Untuk tahun ini perusahaan juga tidak muluk-muluk. Merek asal Jepang itu menargetkan sama seperti penjualan tahun lalu. Kita selalu berendah hati dalam menentukan target. Setidaknya miniminal kita bisa sama seperti tahun lalu,” ucap Amelia.

Rujukan penjualan tahun ini pihaknya melihat sepanjang 2016 mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah kehadirannya di Indonesia. Bahkan, terbesar di antara negara lain yang menjual Daihatsu di seluruh dunia.

Sepanjang periode 12 bulan di tahun lalu, penjualan secara wholesales tercatat 189.683 unit atau naik 13 persen dibanding periode sama pada 2015, dengan pencapaian 167.808 unit. Sedangkan retail naik 16 persen dari 166.567 unit menjadi 192.410 unit.

“Kita juga mendapatkan apresiasi dari prinsipal, karena terbesar di dunia penjualannya untuk tahun lalu. Begitu juga tertinggi sepanjang sejarah kami di Indonesia,” katanya.

Untuk kontribusi model sendiri yang menjadi penyumbang terbesar penjualan dari pabrik ke diler, yaitu Xenia 44.720 unit atau naik 23,6 persen, Ayla meningkat 20,6 persen menjadi 39.087 unit, Gran Max pikap melonjak 20 persen atau 37.996 unit, dan terakhir Sigra 31.939 unit.

Sementara penjualan dari diler ke konsumen, kata Amel tidak jauh berbeda dengan wholesales. Empat penopang utamanya, masih Xenia 48.072 unit, Gran Max pikap 42.625 unit, Ayla 40.300 unit, dan Sigra 24.624 unit.

Sedangkan, Di Wilayah Indonesia Bagian Timur sendiri, segmen komersial seprti granmax masih memiliki kontribusi besar hingga mencapi 60an persen. Disusul MPV low Bonet (xenia) 24 persen, dan LCGC 21 persen.

” Kalau kita lihat secara market share (total penjualan secara keseluruhan) di segmen MPV Low masih menguasai pasar sebanyak 24 persen. Tapi untuk komersial seperti pick up kami menguasai 60an persen,” tandas Kroda Kalantara, Kanwil IBT PT AI DSO. (nda)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top