Terkurung 1 Jam, Empat Perwira Polres Palopo Selamat – FAJAR sulsel
News

Terkurung 1 Jam, Empat Perwira Polres Palopo Selamat

* Fortuner Terjungkal, Posisi Ban ke Atas

MOBIL saat terjungkal ke drainase. Kondisi bangkai mobil setelah dievakuasi ke jalan. Juga tampak para kapolsek dan kasat Binmas Polres Palopo setelah diselamatkan warga, Rabu 25 Januari 2017.

PANGKEP — Kondisinya cukup memprihatinkan. Mobil Fortuner terjungkal ke draianse. Badan mobil warna hitam seperti terhimpit. Posisi ban sudah ke atas. Melihat ini, kecil kemungkinan penumpangnya lolos dari maut. Sebab, lima orang penumpang posisinya ikut terbalik. Kaki ke atas dan kepalanya menghadap ke bawah. Namun, takdir berkehendak lain.

Empat perwira Polres Palopo dan satu anggota polri semuanya selamat.
Mobil dengan Nopol DT805 ZT yang ditumpangi empat perwira Polres Palopo terjungkal di Kampong Kali Bone, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasa, Kabupaten Pangkep. Sekitar kurang lebih 500 meter dari perbatasan Pangkep-Maros. Laka tunggal itu terjadi Rabu 25 Januari 2017, pukul 02:50 Wita, dini hari.

Kondisi mobil rusak berat. Bagian depan, samping dan belakang ringset. Kaca mobil pecah. Itu akibat terbalik dan masuk ke dalam drainase. Saat ditemukan warga, bagian atas mobil sudah di dalam air drainase. Sedangkan bagian ban berada di atas.

Tragisnya, sisi kanan dan kiri mobil terhimpit dinding drainase. Sementara bagian depan mobil sudah mencapai air. Tepat di bagian belakang mobil ada plat dekker. Jalan keluar untuk menyelamatkan diri terblokir keadaan.
Di dalam mobil, ada Kapolsek Wara Kompol Arsyad Kaonga, Kapolsek Wara Utara, Iptu Idris, Kapolsek Telluwanua, AKP Daud Sisang, Kasat Binmas Polres Palopo, AKP Marthen dan Ps Panit Binmas Polres Palopo, Aipda Ruslan Inan.

Kapolres Palopo, AKBP Dudung Adijono SIk yang dimintai keterangannya, membenarkan kejadian itu. Kata dia, empat perwiranya itu tengah melakukan perjalanan dinas. Mereka akan mengikuti kegiatan pengarahan dalam rangka giat sosialisasi pengawalan dana desa yang akan dilaksanakan di Aula SPN Batua Makassar.

Informasi yang diterima Palopo Pos, para perwira tersebut meninggalkan Kota Palopo Selasa 24 Januari 2017, jelang salat Isya. Mobil dikemudikan oleh Iptu Idris. Setelah melintasi Kecamatan Bua, rombongan berhenti sejenak untuk menunaikan salat isyah. Setelah itu perjalanan dilanjutkan.
Sekitar pukul 23:00 Wita, mereka singgah untuk santap malam.

Lalu kembali melanjutkan perjananan. Memasuki Kabupaten Pangkep, hujan mengguyur namun hanya gerimis. Saat mendekati pembelokan di Kampong Kali Bone, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasa, Kabupaten Pangkep, tiba-tiba ban belakang tidak mau dikendalikan. Seperti slip. Saat itu, kecepatan mobil kurang lebih 80 km/jam.

Penumpang di dalam mobil mulai khawatir. Iptu Idris berusaha menguasai stir. Namun, mobil tetap saja oleng dan semakin oleng. Jalan di tempat itu seperti licin. Stir tak kuasa dikendalikan, dan dalam hitungan detik, mobil sudah terbalik dan langsung terjungkal ke dalam drainase.

Suara benturan cukup keras membangunkan warga sekitar. Dalam waktu sekejap, warga mulai mendekati mobil. Karena kondisi mobil cukup mengenaskan, warga mencoba memanggil-manggil untuk memastikan penumpang selamat.

Begitu mendengar ada suara, warga berusaha melakukan pertolongan. Hanya saja, posisi mobil tersebut menyulitkan penyelamatan. Pintu samping kiri dan kanan terhimpit dinding drainase. Bagian depan terhimpit badan mobil. Di bagian belakang ada plat dekker.

Setelah berunding, akhirnya warga sepakat membongkar plat dekker yang berada di bagian belakang mobil. Memang agak sedikit lama, karena ada rangka besi di plat dekker itu. Atas bantuan warga, para perwira diminta untuk merayap ke bagian belakang mobil. Kaca yang sudah pecah dipecahkan ulang agar bisa dilalui oleh perwira Polres Palopo untuk keluar dari dalam mobil.

Saat merayap itulah, badan mereka sempat tergores kaca. Apalagi ada besi. Penyelamatan oleh warga kurang lebih selama satu jam, berhasil mengeluarkan empat perwira Polres dan satu bintara dari himpitan mobil.
“Syukurlah semua selamat, hanya luka ringan dan badan sakit-sakit akibat benturan saat terbalik. Mereka akan kembali ke Palopo,” kata AKBP Dudung, melalui via selulernya.

Tak berapa lama setelah kejadian, Waka Polres Pangkep bersama Kasat Lantas tiba di lokasi. Hanya saja, dini hari itu mobil belum bisa diangkat dari dalam drainase. Sekitar pukul 08:00 Wita, barulah mobil bisa diangkat.
Kapolsek Waru, Iptu Idris yang dihubungi selulernya, mengaku baik-baik saja. “Alhamdulillah, kami semua selamat. Namun saat kami masih beristirahat di rumah salah satu kenalan,” ujarnya. (ara/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top