UNM Siapkan Kuota 6000 Maba – FAJAR sulsel
News

UNM Siapkan Kuota 6000 Maba

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Universitas Negeri Makassar (UNM) menyiapkan 6.000 kouta bagi calon mahasiswa baru pada tahun ajaran ini. Jumlah tersebut melalui tiga jalur penerimaan.

Tiga jalur dimaksud, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Jalur Mandiri.

“Kami belum rilis berapa jumlah pastinya, kurang lebih sama dengan tahun lalu, 5.000 an atau mungkin bertambah hingga 6.000,” sebut Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam MPT saat menggelar jumpa pers bersama Panitia Lokal (Panlok) 80 UNM SNMPTN di Lantai 7 Menara Pinisi, Selasa (24/1) kemarin.

Dalam jumpa Pers tersebut, Prof Husain didampingi Pembantu Rektor I, Prof Dr H Muharram MSi, Pembantu Rektor II, Dr H Karta Jayadi M.Se, Pembantu Rektor III, Drs H Arifuddin Usman Makes dan Pembantu Rektor IV, Prof Dr Gufran Darma Dirawan ST MEmd.

Tahun ini SNMPTN akan diikuti oleh 78 Perguruan Tinggi Negeri. SBMPTN akan diikuti oleh 85 Perguruan Tinggi Negeri termasuk UNM. Untuk SBMPTN, panitia membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bisa memilih metode tes yang bersifat Computer-Based Test (CBT) atau Paper-Based Test (PBT). Target CBT 2017 ditingkatkan menjadi 30.000 peserta dari 2.520 peserta pada 2016.

Husain Syam juga memaparkan bahwa terdapat beberapa persyaratan pendaftaran SNMPTN bagi sekolah untuk SMA/SMK/MA berdasarkan akreditasinya.

Untuk sekolah akreditasi A, kuota yang diberikan adalah sebesar 50% siswa terbaik di sekolahnya, sedangkan akreditasi B mendapatkan kuota sebesar 30%, akreditasi C sebesar 10%, dan akreditasi lainnya sebesar 5%.

“Untuk biaya SNMPTN seluruh biaya penyelenggaraannya ditanggung oleh pemerintah, sedangkan SBMPTN sebagian biaya penyelenggaraan disubsidi oleh pemerintah, pendaftar membayar sebesar Rp200 ribu,” tandasnya.

Pembantu Rektor I, Prof Dr H Muharram MSi, berharap pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN berjalan lancar dan tidak ada lagi laporan tentang kecurangan yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.

“Dan apabila yang ada orang yang melalukan kecurangan, siapa pun itu, maka kami akan menindak lanjuti sesuai dengan aturan penyelenggaraan SNMPTN dan SBMPTN yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tutupnya. (mg05/mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top