Bupati Tana Toraja Canangkan Tabanas Spirit Kaum Duafa Naik Haji – FAJAR sulsel
News

Bupati Tana Toraja Canangkan Tabanas Spirit Kaum Duafa Naik Haji

MAKALE, UPEKS.co.id–Bupati tana Toraja Nico Biringkanae menelorkan sebuah program yang sungguh luar biasa, yaitu pencanangan Tabanas Spirit Naik Haji Bagi Kaum Duafa sebanyak 100 orang dan Program Wisata Religi Keluar Negeri bagi penduduk miskin yang beragama Kristen dan Katolik. Nicodemus mengklaim bahwa program ini adalah satu-satunya yang ada di Indonesia. “Coba miki cek’i, kalau ada daerah lain yang masukkan program serupa dalam APBDnya”, ungkapnya.bupati torjaa

Menurut Pelaksana Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sulsel Mawardy Siradj, Bupati menyampaikan, akan mengupayakan untuk berdiri dan berlaku adil bagi semua pemeluk Agama yang ada di Tana Toraja. Contoh keadilan itu antara lain ketersediaan anggaran bagi guru-guru mengaji yang mengajar di Taman Pendidikan Al-Qura’n (TPA) layaknya pemberian gaji bagi guru Sekolah Minggu.
“Kenapa anggaran keagamaan dalam APBD itu saya lebih tekankan untuk guru ngaji dan guru sekolah minggu, karena sungguh pendidikan keagamaan itu mesti dimulai sejak usia dini,”jelas Nico, Jumat (27/1/2017)

Bupati yang berusia 62 tahun itu menyampaikan “kalian saudara-saudaraku yang muslim telah memilih saya sebagai Bupati, tolong jangan tinggalkan saya di tengah jalan. Bantuka kodong” pinta pak Nico.

“Kondisi Tana Toraja saat ini semakin kondusif karena hadirnya lembaga-lembaga keagamaan serta keterlibatan Kantor Kementerian Agama lewat penyuluh-prnyuluhnya yang senantiasa mengajak masyarakat Toraja untuk saling menghormati dan saling menghargai antar pemeluk agama yang berbeda keyakinan”, ungkapnya.

Disebutkan Nico Biringkanae, Toraja tidak mengenal kata Non untuk penduduknya, sebab tidak ada orang Toraja yang tidak beragama. “Yang ada itu Kristen, Katolik, Islam,Hindu dan Budha,” tegas pak Bupati.

Baginya, makna kata toleransi itu adalah saling memberi ruang dan waktu. Dan penduduk Toraja sudah mempraktekkan itu, dimana mereka saling menghargai bagi saudara-saudaranya yang berbeda keyakinan dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan-kegiatan keagamaan. (jar)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top