Waspada Wabah DBD – FAJAR sulsel
News

Waspada Wabah DBD

FB_IMG_1485593442825

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB– Beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten B0one menjadi endemi penyakit menular demam berdarah dengue. Jika pada 2016 lalu jumlah kasus DBD dari Januari hingga Desember mencapai 600 orang dengan sebelas warga meninggal dunia.

Pada Januari 2017 ini, penyakit mematikan yang ini kembali menjangkit bahkan menelan korban jiwa.
Seorang anak, Fahira binti Bahtiar Aras warga Desa Masago Kecamatan Patimpeng meninggal dunia pada 10 Januari dengan diagnosis DBD trombosit 12.000.

Dua warga lainnya masing-masing Supu dan Jahe warga Desa Mappatoba Kecamatan Salomekko juga diduga meninggal dunia karena penyakit yag sama.

Kepala PKM Salomekko, Muliati yang dikonfirmasi RADAR BONE melalui sambungan telepon, Sabtu 28 Januari sore ini mengenai dua warganya terbeut mengaku tidak tahu. “Saya tidam tahu pasti karena keduanya dirawat di PKM Kajuara,” katanya singkat.

Lebih aneh lagi ungkapan Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (P2M Dinkes) Kabupaten Bone, Kamaruddin yang dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya telah melakukan fogging dan pemberian bubuk abate di Desa Masago dan Desa Mappatoba.

“Memang benar ada kasus DBD MD pada Januari ini dan kami sudah lakukan fogging dan berikan bubuk abate kepada warga serta penyuluhan di masjid. Tapi kami dilarang ekspos dulu kasus ini,” katanya.

Terkait dengan mewabahnya penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti tersebut, tim fogging dari Seksi Penanggulangan Penyakit Menular (P2M)

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top