Investasi Sulsel Didominasi Asing – FAJAR sulsel
News

Investasi Sulsel Didominasi Asing

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Realisasi investasi di Provinsi Sulsel sepanjang 2016 turun drastis dibanding 2015 lalu. Investasi sampai akhir tahun 2015 lalu nilainya mencapai Rp12,1 triliun atau turun di akhir 2016 yang totalnya hanya Rp8,3 triliun. Asing masih dominan yakni Rp5 triliun.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel investasi terbagi atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp3,3 triliun dengan jumlah proyek sebanyak 181 dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US372,4 juta dollar atau senilai Rp5 triliun.

Dalam tiga tahun terakhir, kondisi investasi daerah sedang fluktuatif. Tahun 2014 total investasi hanya Rp7,9 triliun lalu naik signifikan menjadi Rp12,1 triliun pada 2015, kemudian kembali turun sampai akhir tahun lalu dengan nilai Rp8,3 triliun.
Kepala BKPMD Sulsel AM Yamin menjelaskan, kondisi ekonomi global yang sedang tidak stabil ikut berpengaruh pada kinerja investasi di Indonesia, termasuk Sulsel yang realisasi investasinya dibawah capaian 2015 lalu.

Kendati begitu, pihaknya mengaku bahwa realisasi tahun lalu sudah melampaui target RPJMD sebesar Rp8 triliun.
“Kondisi ekonomi global sangat berpengaruh pada ekonomi nasional. Sehingga membuat kinerja investasi terpengaruh, khususnya sektor PMDN. Tahun 2015, realisasi investasi hampir 60% PMDN mendominasi. Tahun 2016 sektor PMA mendominasi realisasi investasi kita,” ungkap AM Yamin, kemarin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Investasi, BKPMD Sulsel, Indiani Ismu mengatakan, meski mengalami penurunan dibanding 2015, tetapi capaian realisasi 2016 sudah di atas target RPJMD.

Dia menambahkan, khusus kinerja investasi sampai akhir 2016, sektor yang paling dominan untuk investasi PMDN, masing-masing yakni listrik, gas dan air senilai Rp486 miliar, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik sebesar Rp319 miliar, industri makanan senilai Rp235 miliar, industri mineral non logam Rp202 miliar, pertambangan senilai Rp198 miliar.

Sedangkan untuk PMA sektor yang mendominasi yakni realisasi investasi 2016 yakni pertambangan US 95,3 juta dollar atau senilai Rp1,28 triliun, industri logam dasar sebesar US 87,4 juta dollar atau senilai Rp1,17 triliun, industri makanan sebesar US 69 juta atau senilai Rp931,5 miliar listrik, gas, dan air US 47,9 juta atau senilai Rp646,6 miliar. (eky/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top