Sempat Adu Mulut, Penertiban Nyaris Ricuh – FAJAR sulsel
News

Sempat Adu Mulut, Penertiban Nyaris Ricuh

Satpol-PP ‘Bersihkan’ Pelataran PNP

PENERTIBAN. Tim Gabungan Satpol-PP Kota Palopo saat melakukan penertiban PKL yang berjualan di bahu jalan di Jl Ahmad Dahlan dan juga yang memakai pelataran lokasi PNP. Gambar direkam Jumat 27 Januari 2017.

PALOPO — Penertiban puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh petugas Satpol-PP nyaris ricuh. Meski sempat terjadi adu mulut dengan PKL yang memakai bahu jalan untuk berjualan, Satpol PP tetap mengangkut apa saja yang dijual pedagang ke atas mobil, Jumat 27 Januari 2017.

Rata-rata yang disita adalah buah-buahan. Seperti pisang, pepaya, alpukat, kelapa. Ada juga cabe rawit dan beberapa tong berisi solar.

Selain jualan, Satpol PP juga mengangkat benda benda yang digunakan pedagang untuk berjualan. Tidak sampai setengah jam, lokasi di Jl Ahmad Dahlan langsung terlihat lowong dan bersih.
Selanjutnya, Satpol PP bergerak menuju Jl Mangga. PKL yang memakai pelataran juga bernasib sama. Dagangan mereka diangkut ke atas mobil.

Satpol PP juga memperingatkan pedagang yang berjualan di ruko, agar mereka tidak memakai tempat melebihi batas yang diberikan. Namun ternyata lokasi PNP di Jl Rambutan, masih ada juga pedagang ruko yang membadel saat diberikan peringatan.
Kasatpol-PP Kota Palopo, Ade Chandra saat dimintai keterangannya mengatakan, langkah tersebut diambil setelah dilakukan sosialisasi kepada pedagang. Kurang lebih sebulan dilakukan penyampaian, barulah dilakukan tindakan.
“Kita tahu Jl Ahmad Dahlan dan sejumlah pelataran di PNP terkesan semrawut. Karena pedagang kaki lima yang memakai bahu jalan untuk berjualan tidak tertib,” kata Ade Chandra.

Menurut Ade Chandra, pihaknya bersama petugas pasar sudah melakukan sosialisasi, namun masih banyak pedagang yang tidak mengindahkan peringatan tersebut.

“Setelah dilakukan sosialisasi, barulah kami melakukan tindakan,” sebutnya.

Barang-barang yang disita, lanjut Ade, akan dibawa ke kantor Satpol PP. Tak hanya itu, pedagang baru bisa mengambil dagangannya setelah mengikuti persidangan pengadilan.

“Mereka harus mengikuti persidangan dulu di pengadilan,” tegasnya.
Pedagang yang disita jualannya ternyata dijerat dengan Perda yang ada di Kota Palopo.
Sebelumnya, petugas pasar dan Kepala Dinas Perdagangan, Amaluddin juga sudah menertibkan pedagang kaki lima yang jualan di depan ruko di lokasi PNP, itu berada di Jl Ahmad Dahlan.

Namun, karena yang melakukan penertiban adalah petugas pasar dan Dinas Perdagangan, sehingga dagangan pedagang tidak sampai disita. Hanya mereka tidak dibolehkan jualan di depan ruko.

Pantauan Palopo Pos menyebutkan, kini lokasi di depan ruko dan bahu jalan di Jl Ahmad Dahlan terlihat bersih. Arus lalu lintas juga mulai lancar.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top