Zulhas: PAN Bisa Menang Tanpa Golkar – FAJAR sulsel
News

Zulhas: PAN Bisa Menang Tanpa Golkar

Lantik 24 Pengurus DPD PAN se Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan optimistis bisa memenangkan Pilgub Sulsel 2018. Bahkan meski tanpa berkoalisi dengan Partai Golkar.

“Dua periode PAN berkoalisi dengan Partai Golkar untuk memenangkan Syahrul Yasin Limpo. Kalau nantinya Partai Golkar sudah tidak mau, tak apa. PAN bisa menang tanpa Golkar,” tegas Bang Zulhas — sapaan akrab Zulkifli Hasan, dalam sambutannya di pelantikan serentak 24 Pengurus DPD PAN se-Sulsel di Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani, Minggu (29/1) kemarin.

Lebih jauh, Zulkifli mengingatkan kepada seluruh kepala daerah yang menjabat ketua PAN di daerah masing-masing agar tidak terpengaruh rayuan partai politik lain. Sehingga meninggalkan partai berlambang matahari putih yang telah mendudukkannya.

Zulkifli pun berpesan agar kader PAN terus bekerja keras dalam memperjuangkan amanah rakyat. Sebab menurutnya, cepat atau lambat masyarakat dapat menyadari mana wakilnya yang benar-benar bekerja untuk mereka. Ia juga berharap PAN dapat menjadi partai yang membawa kebaikan.

“Memang kita belum partai besar, tapi sejalan dengan perkembangan dan kesadaran masyarakat akan politik, PAN akan menang. Ini soal waktu saja, dengan syarat teman-teman kerja keras. Kita enggak usah berkecil hati nomor lima, tapi bawa kebaikan,” pesan Zulkifli.

Zulkifli mendorong seluruh kader PAN, terutama yang baru dilantik menjadi pengurus DPW untuk senantiasa bekerja keras. PAN harus dapat menjadi model dan rumah besar bagi masyarakat Indonesia. “Siapa saja di PAN berhak untuk jadi apapun. Lakukan kerja-kerja politik terus-menerus. Untuk memperjuangkan kebaikan. Kadang kita harus bekerja lebih banyak dan berat. Gandeng teman-teman yang sama cita-citanya. Saya percaya kalau parpol diajak kebaikan akan sama cita-citanya,” sambungnya.

Di akhir sambutannya, Zulkifli berharap agar kader partainya dapat menjadi matahari yang tidak akan pernah mengingkari janjinya untuk terus menyinari kebaikan.

“Saudara-saudaraku jadilah matahari, matahari selalu menyinari. Matahari selalu memberi, matahari tidak pernah ingkar janji,” tutup Zulkifli.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel, Ashabul Kahfi menyatakan sistem pemilihan Ketua DPD dan DPW PAN dilakukan dengan mekanisme formatur musyawarah mufkat, bukan voting. Namun, jika tidak menuai mufakat, maka keputusan menentukan ketua akan diserahkan kepada satu tingkat di atasnya.

Misalnya, DPD akan menyerahkan keputusan ke DPW. Dan DPW akan menyerahkan keputusan ke DPP. Kahfi mengisahkan, seluruh pemilihan Ketua DPD PAN se-Sulsel tidak ada yang berakhir mufakat. “Makanya semua ketua DPD itu saya yang tentukan,” ucap Kahfi yang tak menampik, seluruh pemilih Ketua DPD PAN se-Sulsel penuh dengan dinamika. (mah)

Kembali Goda Syahrul

SOSOK Syahrul Yasin Limpo memukau perhatian banyak partai. Apalagi setelah Syahrul diganti Nurdin Halid menakhodai Golkar Sulsel. Tawaran ke Syahrul pun terus berdatangan.

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan bahkan kembali menawari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk hengkang ke partainya. Bagi Zulkifli, Syahrul adalah sosok yang luar biasa.

“Kalau menjadi anggota saja di Golkar dirasa sudah cukup, saya rasa silahkan bertahan. Tapi kalau mau pindah, saya minta Pak Syahrul jangan ke mana-mana,” sebut Zulhas.

Menurut Zulkifli, sebagai Gubernur Sulsel dua periode yang diusung PAN, Syahrul memperlihatkan kinerja luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan tingkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sulsel yang semakin tumbuh.

“Makanya saya heran, orang sekaliber ini kok bisa non-aktif (dari Golkar gitu). Saya kira itu tanda-tanda zaman. Katanya kebesaran partai berputar. Mungkin sudah gilirannya Partai Amanat Nasional (PAN),” sambungnya.

Sementara, Syahrul Yasin Limpo tidak menapik ajakan partai berlambang matahari terbit itu. Kata dia, yang jelas saat ini bagaimana partai bisa mengedepankan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

“Jika PAN sudah seperti itu, mari kita sama-sama. Tetapi kita lihat saja nanti,” singkat Syahrul.
Syahrul pun menegaskan ingin fokus membangun Sulsel di sisa masa jabatannya sebagai gubernur.

Selain PAN, Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Beringin Karya juga pernah menawari posisi strategis kepada Syahrul jika ingin meninggalkan Golkar.

Ketua DPD Partai Partai Beringin Karya Kota Makassar, Yusuf Gunco mengungkapkan, keluarga mantan Presiden RI HM Soeharto menginginkan Syahrul menjadi ketua umum di partainya. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top