Pungutan Pemeriksaan Darah Harus Dihentikan – FAJAR sulsel
News

Pungutan Pemeriksaan Darah Harus Dihentikan

LUTIM,UPEKS.co.id — Pemeriksaan golongan darah SISWA yang berlangsung sejak 17 Januari lalu, bagi siswa SD-SMP dan dilakukan Global Arta Medika menuai kecaman. Kegiatan dilaksanakan atas rekomendasi Kadis Pendidikan Lutim, La Besse.

“Kenapa bisa ada pungutan atau pembayaran dibebankan pada siswa Rp23 ribu. Padahal pemeriksaan golongan darah yang dilakukan di Puskesmas atau rumah sakit tanpa bayaran sepeser pun alias gratis,” kata Sabria, salah seorang warga Malili.

Protes serupa juga disampaikan orang tua siswa lainnya, Nurhidayat. Dia menduga pembayaran itu bernuansa bisnis yang menguntungkan pihak tertentu.

“Meski tak dipaksakan, namun anak kami tetap memaksa ikut, karena katanya, mereka juga mendapatkan ID card. Padahal kartu pelajar bisa dibuat sekolah masing-masing. Kami meminta pungutan ini dihentikan, sebab menimbulkan diskriminasi di kalangan siswa yang ikut atau menolak,” pintanya.

Bupati Lutim, Thorig Husler memerintahkan kegiatan pemeriksaan golongan darah yang memungut bayaran tersebut, dihentikan. Pertimbangannya, menimbulkan keresahan dan kegaduhan.

Seperti diketahui, sesuai surat permohonan Arta Global Medika bernomor 001/S-Pemb/ PALOPO/1-12/2017 kepada dinas pendidikan Luwu Timur untuk melakukan pemeriksaan golongan darah dan pembuatan Id card siswa dan guru.

Walau tidak paksaan, namun siswa yang mengikuti pemeriksaan golongan darah dibebankan pembayaran Rp23 ribu/ orang.
Itonisnya, pemeriksaan golongan darah tersebut tidak melibatkan instansi terkait seperti Puskesmas dan dinas kesehatan. (aco/arf).

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top