Syahban: Pelayanan PT GII Sangat Memuaskan – FAJAR sulsel
News

Syahban: Pelayanan PT GII Sangat Memuaskan

*Kisah Jemaah Umrah Asal Palopo di Arab Saudi

MADINAH — Sangat memuaskan. Pelayanannya ekselen prima. Fasilitas hotel empat kali sangat baik. Bagasi diterima di depan pintu kamar. Jemaah tersesat diantar petugas travel ke kamar hotel. Lebih menakjubkan, semua biaya rumah sakit jemaah ditanggung PT Global Inspira Indonesia (GII).

Kalimat tersebut terlontar dari mulut H Syahban Sisila Halik saat ditemui Palopo Pos di kediamannya, Jl. Andi Kambo (eks Jl. Merdeka) bersama H Sufry Malaki (suami dari Owner PT GII Agen Wilayah Luwu Raya), Minggu, 29 Januari 2017 malam lalu.

Menurut mantan Sekretaris DPRD Palopo yang kini menjabat Ketua DPC PPP Palopo versi Djan Faridz ini, ia memuji pelayanan travel haji dan umrah PT GII bukan karena ada H Supu (sapaan H Sufry) di bersamanya. Namun katanya, ia sudah pengalaman menunaikan ibadah haji di Arab Saudi, jadi paham betul kondisi pelayanan haji.

Mulai dari Bandara Hasanuddin, Makassar para jemaah umrah GII ‘melenggang kangkung’ naik pesawat dan tidak perlu lagi repot urus bagasi (tas/koper), kecuali jinjingan pribadi jemaah. Sampai di hotel tidak pernah bersentuhan dengan bagasi. ”Yang kita tahu, tinggal menerima koper yang diantar petugas tarvel di depan pintu kamar hotel,” terangnya.

Fasilitas hotel yang ditempati mengingat sangat, sangat, sangat, sangat memuaskan. Kata “sangat” tersebut diulang Syahban sampai empat kali saking luar biasanya fasilitas dan layanan hotel. Makanan pun bisa dipesan sesuai selera jemaah. Ketika jemaah pesan nasi goreng (menu Indonesia) sebagai menu sarapan pagi, pihak hotel menghidangkannya.

Jemaah juga sempat sempat pesan sokko, dan pihak hotel siap menyediakan. Namun tidak jadi karena jemaah keburu berangkat ke Mekkah.
Pernah pula ada jemaah yang tersesat.

Ketika rombongan sudah panik, tiba-tiba ada petugas mengantar jemaah tersebut ke hotel. Itu karena, travel GII memiliki orang-orang yang ditempatkan di berbagai penjuru Mekkah yang setiap saat memantau jemaah yang menggunakan tanda/atribut GII.

Yang lebih menakjubkan, ketika jemaah orang tua bernama Hatija, umur 70 tahun tiba-tiba mengalami cedera tulang, pihak GII langsung membawanya ke rumah sakit di Arab Saudi. Semua biaya yang jika dirupiahkan mencapai 18 juta ditanggung travel. Termasuk kereta dorong dipakai secara cuma-cuma oleh Ibu Hatija.

”Saya merasakan sendiri pelayanannya (GII). Memang tong enak perasaan. Padahal saya itu, orang jago protes. Tapi selama umrah (bersama GII) tidak ada protes. Karena memang pelayanan yang prima,” terang Syahban.

Ditambahkan H Supu, jemaah GII melakukan ibadah umrah selama 11 hari sampai tiba kembali di Palopo pada Sabtu, 28 Januari 2017 sekira pukul 23.00 Wita. Lima hari di Madinah dan empat hari di Mekkah.

Start di Palopo dengan menggunakan bus pada 18 Januari 2017. Tiba di Jeddah tanggal 19 Januari jam sore waktu Arab. Langsung ke Madinah dan tiba di Hotel Andalus Silver jam 11 malam. Berhadapan dengan kubah masjid Raoda. Jaraknya dengan pelataran Masjid Nabawi hanya sekira 100 meter.

Selama di Madinah, jemaah berkunjung ke Masjid Kuba, Masjid Kibat’tain, kebun kurma dan makan gratis sepuasnya. Lalu ke Jabal Uhud dan Museum Sejarah Islam.
Setelah itu, berangkat ke Mekkah, singgah mikad di Masjid Bir Ali. Lalu ke Hotel Alsorayyah yang berhadapan dengan rumah jabatan Raja Arab. Dari hotel pergi makan malam dan langsung tawaf di Ka’bah dan sa’i. Jemaah dua kali tawaf.

Besoknya ke tempat bersejarah di Mekkah seperti gua hira dan Jabal Rahmah. Lalu pusat perbelanjaan terbesar di Mekkah, Al Balad. Masjid Terapung di Laut Merah. Dari sini ke Bandara Jeddah, langsung ke Indonesia. (ikh)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top