Aru Lebih Menguntungkan NH – FAJAR sulsel
News

Aru Lebih Menguntungkan NH

Ketimbang Danny Pomanto Jika Diusung di Pilwali

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pilwali Kota Makassar 2018 dipastikan bakal lebih seru ketimbang sebelumnya. Selain karena sejumlah nama mulai bermunculan sebagai kandidat, pelaksanaan Pilwali kali ini bersamaan dengan Pilgub Sulsel.

Kalangan partai politik (parpol) pun sudah mengelus-elus calon yang digadang-gadang akan diusung dalam suksesi kepemimpinan di Kota Daeng. Seperti halnya yang ditunjukkan Ketua Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) kepada Mohammad Ramdhan Danny Pomanto selaku petahana.

Nurdin yang telah memastikan bakal ikut bertarung di Pilgub Sulsel, bahkan mengisyaratkan mendukung Danny. Padahal Partai Golkar memiliki sejumlah kader mumpuni untuk diusung di Pilwali mendatang.

Sebut saja Ketua Golkar Kota Makassar yang juga Ketua DPRD Kota Makassar Farouk M Betta, Wakil Ketua Bidang Perekonomian Golkar Sulsel Rusdin Abdullah, dan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Golkar Sulsel Kadir Halid.

Pengamat poltik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Jayadi Nas, menilai bahwa pergerakan Nurdin Halid sejauh ini masih sebatas menghitung seperti apa peluangnya mendapat suara di Kota Makassar jika memberikan rekomendasi Partai Golkar ke Danny Pomanto.

“Saya rasa Pak Nurdin tetap melihat keretakan hubungan Danny dengan mantan Walikota Ilham Arief Sirajuddin. Makanya dia masih menghitung untung ruginya ketika berada di salah satu kubu itu,” jelas Jayadi melalui telepon genggamnya, Selasa (31/1) kemarin.

Menurut Jayadi, Nurdin memang harus berhati-hati dalam mengambil keputusan jika ingin memenangkan Pilgub Sulsel melalui suara pemilih di Kota Makassar. Apalagi, sambung mantan Ketua KPU Sulsel ini, Ilham kemungkinan besar akan mendorong istrinya Aliyah Mustika untuk menghadapi Danny Pomanto.

Untuk itu, Jayadi mengatakan, Nurdin harus mempertimbangkan mendorong kader sendiri guna menyolidkan suara Partai Golkar di tingkat bawah. Bagi Jayadi, Aru sapaan akrab Farouk M Betta lebih menguntungkan bagi Nurdin Halid nantinya.

Selain karena posisinya sebagai Ketua Golkar Kota Makassar yang tentunya bisa menyolidkan kader di tingkat bawah, Aru juga sudah tiga periode menjabat Ketua DPRD Kota Makassar. “Tidak gampang berada di DPRD selama tiga periode, apalagi menjabat ketua. Ini lah yang harus dipertimbangkan NH. Masak Farouk Ketua Golkar kemudian rekomendasi ke Danny,” terangnya.

Lebih jauh, lanjut Jayadi, jika Nurdin Halid memaketkan Farouk dengan Legislator Partai NasDem Sulsel Andi Rachmatika Dewi. “Kalau paket ini jadi, saya rasa itu kuat. Karena basis Ilham juga sebagian akan merapat ke Cicu (sapaan Andi Rachmatika Dewi),” pungkasnya.

Terpisah, Pengamat poltik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Adi Suryadi Culla mengatakan Nurdin mengambil garis politik yang pragmatis. Di satu sisi berusaha mengambil keuntungan, tapi juga rentan.

“Rentannya bahwa relasi poltik antara Danny dan Ilham tidak simetris untuk Nurdin Halid di Pilgub nanti. Hubungan ini terjadi karena Golkat yang membuat permainan,” sebut Adi menambahkan, Nurdin Halid sudah sepantasnya melakukan perhitungan matang untuk berada di kubu Danny atau Ilham. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top