Mayat Bayi Ditemukan Warga Enrekang – FAJAR sulsel
News

Mayat Bayi Ditemukan Warga Enrekang

ENREKANG, UPEKS.co.id — Rabu (1/2/17) siang, sekitar jam 11.30 Wita, masyarakat Kota Enrekang dihebohkan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki oleh seorang warga yang kebetulan sedang melintas di TKP.

Bayi yang diperkirakan masih baru ini, secara tidak sengaja ditemukan oleh Parmi, mengapung disaluran air yang terletak di Jl Arif Rahman Hakim Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang.

“Awalnya Parmi mengira benda itu adalah boneka. Tapi setelah diperhatian baik-baik ternyata seorang bayi. Saat itu Parmi memanggil warga sekitar untuk mengecek kebenarannya,” kata Kapolsek AKP. Anthonius. T.

Polisi yang menerima laporan warga langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi dan segera membawa mayat bayi laki-laki tersebut ke polsek Enrekang.

Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas Kepolisian, Kanit Reskrim Aiptu Ayafruddin kemudian membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Massenrempulu (RSUD), untuk mendapatkan visum.

Menurut Aiptu Syafruddin, kasus seperti ini adalah hal langkah bahkan baru terjadi diwilayah kerja Polsek Enrekang.

Bayi yang diduga dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut oleh dokter diperkiraan meninggal kurang dari 24 jam, terbukti mayat bayi tersebut masih utuh dan belum membengkak bahkan belum berbau bangkai.

Bayi ditemukan tergelatak di dasar selokan sekitar dua meter dari placentanya yang masih terbungkus rapi di dalam kantong plastik putih.

Dr Alifah, dokter UGD dari Rumah Sakit Daerah Massenrempulu yang memeriksa kondisi mayat mengatakan, bayi tak berdosa ini diduga dipaksa lahir sebelum waktunya mungkin saja menggunakan obat penggugur atay ditarik keluar dengan paksa.
Hal ini dibuktikan dengan adanya luka dibeberapa bagian tubuhnya, seperti pada tangan kiri bayi putus, luka terkelupas di bagian perut dan kaki sebelah kiri dan placenta yang keluar dalam keadaan utuh.

Saat ini mayat bayi lelaki tersebut masih disimpan di ruang jenazah RSUD Massenrempulu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kanit Reskrim Aiptu Syafruddin Bayi yang panjangnya sekitar 15 centimeter ini masih akan disimpan dikamar mayat untuk pemeriksaan DNA.

Kapolsek Enrekang, AKP Anthonius T mengatakan, saat ini pihak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang telah dilakukan pihak Kepolisian, baca berita selanjutnya di Harian Upeks edisi Kamis, 2/2/17. Besok. (Sry).

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top