Modus Minta Proyek, Nama Dandim Dicatut – FAJAR sulsel
News

Modus Minta Proyek, Nama Dandim Dicatut

*Dinas PU Palopo dan Lutra Jadi Sasaran

PALOPO — Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Kav Cecep Tendi Sutendi berang. Namanya dicatut Orang Tak Dikenal (OTK).

Mirisnya, OTK tersebut ngaku-ngaku sebagai Dandim 1403 Sawerigading dan meminta proyek kepada Kepala Dinas PU Kota Palopo dan Luwu Utara (Lutra).

Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Kav Cecep Tendi Sutendi yang dimintai keterangannya membenarkan kejadian itu. Melalui via selulernya, nada suara dandim terdengar masih emosi. Mungkin masih kesal, ada yang berani menjual namanya hanya demi mendapatkan proyek.

“Tadi pagi saya dihubungi Pabung Lutra saya, katanya, dia baru saja ditelepon oleh Kadis PU Kabupaten Lutra. Kadis PU Lutra mengatakan bahwa ada orang yang menelponnya mengaku sebagai dandim dan minta proyek. Lalu saya bilang, kasih tahu, bahwa satu-satunya dandim yang bertugas di Kodim 1403 Sawerigading yang tidak suka proyek adalah saya,” ujar Letkol Cecep dengan nada agak kesal.

Namun, tak lama kemudian, Lektol Cecep dihubungi oleh Danramil Palopo Kota, Kapten Inf Antong. Danramil Palopo juga menyampaikan informasi yang sama. Katanya, Kadis PU Kota Palopo barusan dihubungi oleh OTK yang mengaku sebagai dandim. Modusnya sama, minta proyek.

“Untuk di Kabupaten Lutra, saya sudah bicara langsung dengan Kadis PU Lutra bahwa jangan lagi menanggapi OTK yang ngaku dandim, apalagi minta proyek. Nomor saya cuma satu, tak pernah ganti-ganti. Kalau nomornya beda dan mengaku dandim, laporkan saja,” sebutnya.

Letkol Cecep juga sudah menghubungi Plt Setda Palopo agar menyampaikan kepada aparatnya untuk tidak menanggapi penelpon gelap mengaku dandim.
“Kalau di Palopo, hampir semua tahu nomor saya. Jadi, kalau ada nomor baru yang masuk, laporkan saja,” ujarnya.

Guna mencegah kejadian tersebut terulang, dandim memerintahkan Pabung Lutra untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lutra untuk ditindaklanjuti. Di Palopo, dandim memerintahkan intelnya untuk melacak dan menyelidiki pemilik nomor yang mengaku sebagai dandim.

“Kepada aparat Pemda Luwu, Lutra, Lutim dan Pemkot Palopo, kalau ada oknum yang menelpon kepada pejabat pemerintah atas nama dandim jangan dipercaya. Nomor saya cuma satu. Apalagi minta proyek, segera laporkan ke saya atau ke koramil terdekat,” pesan Letkol Cecep.

Informasi yang diterima Palopo Pos, Selasa 31 Januari 2017 kemarin, sekitar pukul 16.00 wita, Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Kav Cecep Tendi memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan terkait adanya penipuan oleh OTK yang mengatasnamakan pejabat Dandim 1403 Sawerigading yang terjadi di Kantor Dinas PU Kabupaten Lutra dan Palopo.

Kepala Dinas PU Kabupaten Lutra, Suaib Mansyur, mengatakan, Selasa 31 Januari 2017 sekira pukul 09.30 Wita, dirinya mendapat telepon dari OTK yang mengaku sebagai Dandim 1403. Dari hasil pembicaraan via seluler, OTK tersebut membicarakan masalag Proyek Pengembangan Pemekaran Kantor Kodim 1403/Sawerigading yang akan dibangun di Lutra.

“Dalam pembicaraan via telepon itu, dibahas masalah MoU dalam bidang perencanaan Pembangunan Pengolahan Proyek Pemekaran Kantor Kodim 1403 Sawerigading yang akan dibangung di Kabupaten Lutra. Nah, setelah ditelepon oleh OTK yang mengaku dandim, saya langsung berkoordinasi dengan Pabung Lutra, Mayor CBA Sengke,” katanya saat dimintai keterangan.

Setelah mendapat keterangan dari Kadis PU, Pabung Lutra atas perintah Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Kav Cecep Tendi langsung berkoordinasi dengan Polres Lutra untuk melakukan penyelidikan terkait penipuan OTKJ yang mengaku sebagai pejabat Dandim 1403 Sawerigading.

Hanya saja, karena keterbatasan alat penyadap, sehingga Polres Lutra harus berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk melakukan pelacakan keberadaan oknum OTK dengan nomor hanphone 08121935888. Anggota TNI-AD juga diperintahkan memantau wilayah dan berkoordinasi untuk melakukan negosiasi dengan Dinas PU kab lutra agar tidak terjadi hal yang serupa.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top