Pembangunan Fisik Baru 30% – FAJAR sulsel
News

Pembangunan Fisik Baru 30%

Bandara Buntu Kunik Tator

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Komitmen Pemerintah Sulawesi Selatan untuk pengembangan infrastruktur di Tana Toraja (Tator), khususnya Bandara Buntu Kunik mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat.

Wakil Presiden (Wapres) RI, HM. Jusuf Kalla meminta agar peningkatan pariwisata Tator dilakukan dengan membangun infrastruktur menuju destinasi andalan Sulsel itu.

Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengatakan, penyelesaian pembangunan Bandara Buntu Kunik sudah mendesak diselesaikan, apalagi Bandara Pongtiku saat ini tidak dapat didarati pesawat berbadan besar.

“Pembangunan Bandara Buntu Kunik harus segera diselesaikan, karena Bandara Pongtiku selain tidak memenuhi standar penerbangan, juga hanya dapat didarati pesawat berpenumpang 30 orang saja,” jelasnya, kemarin.

Sementara Bupati Toraja Utara (Torut), Kalatiku Paembonan mengaku, pembangunan fisik Bandara Buntu Kunik saat ini baru 30%. Proses yang dilakukan saat ini dilapangan yakni pengecekan kelayakan tanah (soil test) yang memakan waktu hingga tiga bulan kedepan.

“Fisik mungkin sudah 30%. Sisa menunggu kelanjutan. Karena tiga bulan ini tahap soil test, setelah itu baru dibangun. Untuk sementara kami masih gunakan Bandara Pongtiku,” katanya.

Sebagai tahap awal, bandara baru Buntu Kunik ini masih akan menjadi bandara domestik. Tetapi akan terus dikembangkan dan diproyeksi menjadi bandara internasional. Kendati begitu, Bupati Kalatiku belum merinci jumlah biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun bandara tersebut. Sedang target perampungan tahap awal diperkirakan selesai 2018 mendatang.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan menjelaskan, saat ini pemerintah pusat sedang berupaya mengembangkan infrastruktur di Tator. Infrastruktur yang akan dikembangkan merupakan bandara, jalan, listrik untuk mendukung sektor pariwisata.

“Bapak Wapres kasih arahan mengenai tourism di Tator, jadi beliau melihat betapa keindahan di sana, minum kopi di atas awan. Jadi sekarang kita mau bikin integrasi penanganannya,” ujarnya.

Menurutnya, tindak lanjut dari pengembangan pariwisata di Tator dengan melakukan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait dan juga World Bank. Dengan membangun bandara di Tator, diharapkan akan bisa membuat turis langsung menuju ke destinasi wisata.

“Bapak Wapres maunya tahun ini sudah mulai kelihatan itu. Karena jumlah turis juga meningkat dua kali lipat, dengan keadaan yang jelek saat ini pun jumlah turis meningkat dua kali lipat,” katanya.

Luhut menambahkan, integrasi pembangunan dan investasi di Tator akan menciptakan lapangan kerja baru, di samping biaya pembangunan infrastruktur pariwisata yang murah.(eky/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top