Sukses, Pentas Budaya I La Galigo – FAJAR sulsel
News

Sukses, Pentas Budaya I La Galigo

*Episode Sawerigading Jatuh Cinta lagi

BELOPA — Bertempat di panggung utama arena pameran Luwu Expo Senin 30 Januari 2017 malam, pentas bernuansa budaya teater Sendratari I La Galigo dengan episode ‘Sawerigading Jatuh Cinta Lagi’ yang disutradarai pekerja seni Tana Luwu Musly Anwar.

Tidak kurang dari seribuan orang pengunjung Luwu Expo, meskipun hujan rintik, Senin malam begitu antusias mengikuti pentas budaya teater sendratari I La Galigo dengan Episode Sawerigading Jatuh Cinta Lagi, yang disutradarai Musly Anwar, dengan koreografer Husni Utami dan penata musik Iqbal Makreda.

Pentas teater Sendratari I La Galigo dengan Episode Sawerigading Jatuh Cinta Lagi, dengan durasi sekitar 70 menit ini dihadiri langsung Sri Paduka Datu Luwu ke-40 H Andi Maradang Mackulau Opu to Bau, Wakil Bupati Luwu H Amru Saher dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Luwu.

Kisah ini diawali dari pernikahan kedua orang tua Sawerigading, yakni Batara Lattu Datu Luwu yang meminang mutiara Tompotikka berdarah Takku bernama We opu Senggeng, dimana melahirkan putra putri kembar emas, dimana sejakkecil mereka dipisahkan karena takdir Dewata PatotoE dan kelak keduanya dipertemukan dan saling jatuh cinta.

Kisah pertemuan dan asmara Sawerigading ini diceritakan, ia bertemu adiknya dan jatuh cinta dengan sang adik. Adat Luwu dan Datu Luwu yang tidak lain adalah kedua orang tua mereka serta merta menolak keras kisah asmara Sawerigading terhadap adiknya terserbut, dan berkat petunjuk adiknya sendiri Sawerigading diminta untuk bertemu dengan wanita cantik yang serupa adiknya di negeri Cina bernama We Cudai.

Singkat cerita ditebanglah pohon besar Walendrang dan dijadikan perahu yang digunakan Sawerigading untuk berlayar ke negeri Cina, dimana selama mengarungi lautan banyak menemui kesulitan-kesulitan, termasuk berjumpa dengan perompak dari berbagai kerjaan di nusantara, namun berkat kesaktiannya musuh-musuhnya dapat ditaklukkan dan tiba di negeri Cina.

Sawerigading di negeri Cina bertemu dengan raja Cina dan mengutarakan maksudnya, namun ia mendapat cobaan karena harusmenaklukkan prajurit Cina sebelumbertemu We Cudai, akan tetapi ketika bertemu We Cudai, justru sang putri tersebut memberi syarat kepada Sawerigading.

Pentas Teater Sendratari I La Galigo ini diperankan sebanyak 80 orang yang melibatkan masyarakatkabupaten Luwukhususnya siswa SMAN 2 Belopa dan para seniman asal Palopo, Luwu utara dan Luwu Timur, Palopo,Makassar dan Jogjakarta.

Tokoh utama Sawerigading diperankan oleh Imam mahasiswa Tana Luwu yang kuliah dari Jogjakarta Batara Lattu diperankan oleh Anjas Cambang, Ayahanda We Cudai Laseng Tupugi diperankan Rayyan warga asal Belopa “Alhamdulillah dengan persiapan yang tidak terlalu lama kita bisamementaskan teater ini meskipun kami akui masih ada kekurangan yakni panggung utamayang kurang tinggi (idealnya 5 meter namun hanya 3 meter) demikian pula belum optimalnya lighting yang mendukung teater,” tandas Musly Anwar.(and/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top