Fokus ke Mobil Angkutan Umum yang Bawa Sabu – FAJAR sulsel
News

Fokus ke Mobil Angkutan Umum yang Bawa Sabu

* Maulud: Kalau Sudah A1 Langsung Kita Tangkap

PALOPO — Polisi Sat Narkoba Polres Palopo langsung mengembangkan keterangan tersangka narkoba. Mereka mulai menyelidiki mobil angkutan umum antarkota dalam provinsi. Dari Makassar ke Palopo. Fokusnya ke mobil angkutan umum yang disebut bawa sabu 11 muda mudi yang dibekuk di Palopo.

Saatnya polisi memeriksa semua mobil angkutan umum masuk Palopo. Terutama yang empat roda. Bisa juga dengan gerakan kerjasama BNN Palopo. Memeriksa urin semua sopir utama dan sopir bantu semua angkutan umum bus besar dan lainnya.

Apa tanggapan polisi? Keterlibatan sopir mobil angkutan umum antar kota dalam provensi, khususnya jurusan Makassar-Palopo dalam peredaran narkoba sudah ada dalam catatan kepolisian sejak lama. Paling sering adalah paket narkoba dititip lewat bus maupun mobil penumpang lainnya.

Seperti kejadian pengungkapan pesta sabu yang dilakoni oleh para remaja. Ternyata sabu-sabu itu berasal dari Makassar. Dititip melalui penumpang tersebut. ”Memang merek mobilnya sudah ketahuan.

Tetapi, identitas lain seperti nomor plat masih abu-abu,” ujar Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Maulud, kepada Palopo Pos, malam tadi.
Kata dia, tersangka Hidayat tak sepenuhnya mau blak-blalan. ”Pemeriksaan mobil penumpang bisa dilakukan. Namun, pemeriksaan mobil penumpang satu per satu pasti agak repot. Apalagi personil yang minim,” katanya.

Kalau melakukan operasi yang melibatkan semua satuan. Itu sudah sering dilakukan. “Untuk kasus narkoba ini, kalau sudah A1, tak perlu satuan lain, anggota Satnarkoba sendiri yang akan bergerak meringkusnya. Tapi harus A1 dulu,” kata AKP Maulud.
Seperti diberitakan sebelumnya, personil Sat Res Narkoba menciduk 11 muda mudi.

Tujuh ditangkap di Jalan KHM Razak. Empat orang ditangkap di Jalan Cakalang Baru.
Penangkapan tersebut diawali dengan laporan adanya pesta sabu di rumah kos Ahmad Razak. Saat dilakukan pengembangan, mengarah ke bandarnya di Jalan Cakalang Baru. “Saat ini masih enam orang resmi tersangka, tetapi dua orang lagi masih berpotensi sebagai tersangka. Dua orang ini usianya masih di bawah umur. Untuk memastikan itu, kita menunggu hasil tes urine dari labfor Makassar,” sebutnya.

Enam muda mudi yang resmi tersangka masing-masing, Hidayat Bin Darmin, 24 tahun, warga Jalan Cakalang Baru, Ardianysah Arbi Bin Harbi, 21 tahun, warga Jalan Cakalang Lama, Ruliansya, 22 tahun, warga Jalan Batara, Sepyan Bin Mu Yani, 20 tahun, warga Jalan Opu Tosappaile, Apriani, 19 tahun, warga Kecamatan Ponrang, dan Jeangafsih, 18 tahun, warga Jalan Ratuangi.(ara/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top