Keryawan PT EES dan Energi Sengkang Mogok Kerja, Listrik Terancam Padam – FAJAR sulsel
News

Keryawan PT EES dan Energi Sengkang Mogok Kerja, Listrik Terancam Padam

WAJO, UPEKS.co.id -– Karyawan PT Energi Sengkang dan PT Energi Equiti Epiq Sengkang bersama Serikat Buruh mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Jumat (3/2/17).

Serikat buruh meminta kepada dewan melakukan hearing dengan para petinggi kedua perusahaan se-grup itu dan meminta agar menghentikan lagi perpanjangan kontrak. Karena menurut mereka ada hak tenaga kerja yang belum terpenuhi berdasarkan kesepakatan bersama.

Koordinator aksi, Kadir Nongko mengatakan, tenaga kerja PT Energi sudah melakukan mogok kerja sejak, Jumat (3/2/17) dini hari tadi dan jika mogok kerja terus berlanjut maka akan berdampak pada sebagian masyarakat di Sulawesi Selatan.

“Dewan harus segera melakukan hearing dengan petinggi PT Energi Sengkang dan PT Energi Equiti Epiq Sengkang, tak boleh ada yang wakili agar suara kami bisa didengar. Bukan seperti saat ini, mereka telah mengingkari kesepakatan antara karyawan dan manajemen,” terang Kadir Nongko.

Kadir Nongko menambahkan, jika mogok kerja terus terjadi, maka akan berdampak pada pemadaman listrik dan tidak hanya itu, aliran gas ke rumah-rumah warga juga terhenti.

”Sebagian listrik di Sulawesi Selatan akan padam jika karyawan terus mogok kerja, jadi kami berharap anggota dewan terhormat mengawal ini,” katanya.

Sementara penerima aspirasi, Baso Oddang berjanji akan mengawal aspirasi pekerja yang kesemuanya adalah tenaga kerja dari PT Energi Sengkang dan PT Energi Equiti Epiq Sengkang.

“Kita siap mengawal aspirasi ini hingga tuntas, tak boleh ada yang dirugikan, kita akan merekomendasikan kepada pimpinan agar diagendakan untuk hearing dengan jajaran PT Energi,” tegas Legislator PDI-P itu

Sebelumnya Jumat 3/2 kemarin Serikat Buruh juga melakukan Orasi di lokasi PT Energi Sengkang Didesa Patila Kecamatan Pammana.

Para Buruh meminta kenaikan upah kerja serta menghapus diskriminasi terhadap tenaga kerja lokal diperusahaan gas tersebut.

Karena tidak menemui titik temu, serikat buruh akhirnya mengadukan masalahnya ke DPRD Kabupaten Wajo.(zah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top