MES Dituntut Tuntaskan Kemiskinan – FAJAR sulsel
News

MES Dituntut Tuntaskan Kemiskinan

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Saat ini, Presiden Jokowi mengangkat tema penting, yakni masalah kemiskinam dan kesenjangan dalam perekonomian. Terkait hal itu, Ketua Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Muliaman D. Hadad berharap MES harus berada di garis terdepan untuk menuntaskan kemiskinan, sebagaimana yang diamanahkan Presiden.

Karena MES sejatinya adalah organisasi yang berkutat pada persoalan ekonomi. Untuk itu, dia menekankan bahwa MES jangan dibawa ke arena politik, tapi cukup dikembangkan untuk menuntaskan persoalan ekonomi masyarakat dan pengembangan ekonomi syariah.

“Kalau politik sudah banyak. Yang kurang pemberdayaan ekonomi. Kita berharap ekonomi syariah bisa menuntaskan kemiskinan,” ujarnya dalam acara Pelantikan Pengurus Wilayah MES Sulawesi Selatan, di Kantor OJK, Makassar (2/2/17).

Muliaman pun berharap bahwa Pengurus MES Sulsel mesti melakukan pengembangan ekonomi syariah melalui sinergi dengan akademisi. Para akademisi ini nantinya dapat diajak kerjasama untuk memikirkan dan menyebarluaskan wacana ekonomi syariah untuk membangun ekonomi masyarakat, agar kemiskinan bisa diatasi.

“Kita juga membangun sinergi dengan para pengusaha dan pihak lain yang membangun ekonomi maryarakat,” ujarnya.
Saking diliriknya model ekonomi syariah sebagai basis penuntasan kemiskinan, Presiden RI bahkan menjadi komite keuangan syariah. Karena menurut Muliaman, Presiden ingin ekonomi syariah maju dan berkembang agar membantu pemerintah membangun ekonomi masyarakat miskin.

Agenda pelantikan ini pun dilaksanakan juga sebagai wadah untuk mempromosikan koran ekonomi syariah yang digagas Pengurus Wilayah MES Sulsel. Muliaman sendiri memberi apresiasi terhadap pengadaan koran ekonomi syariah tersebut.

“Kalau dikelola secara baik pasarnya akan besar pula. Maka tolong difungsilan dengan baik untuk memberitakan banyak kegiatan dan pengembangan ekonomi syariah,” ujarnya.

Sementara, Ketua Wilayah MES Sulsel, Mukhlis Sufri, berharap, setiap pengurus yang dibawahinya melakukan kerja-kerja konstruktif sesuai amanat organisasi. Sebab dia melihat Sulsel punya potensi besar yang sangat sayang jika tidak dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi syariah.

“Maka MES mesti diposisikan untuk pengembangan ekonomi syariah di Sulsel, karena potensinya besar,” ujarnya.
Apalagi Mukhlis melihat, MES Sulsel memiliki banyak anggota yang punya kapasitas pengegan ekonomi syariah. Disamping banyak diwadahi akademisi, turut pula diwadahi oleh polisi. “Pengurus yang berkapasitas ini saya yakin bisa menjadi penggerak ekonomi syariah,” ujarnya. (mg3/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top