Penyaluran Kredit Sulsel Target Lebihi Nasional – FAJAR sulsel
News

Penyaluran Kredit Sulsel Target Lebihi Nasional

OJK Resmikan Kantor Operasional

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), Bambang Kiswono mengatakan, tahun 2017 ini OJK akan lebih progres lagi dalam mengawal persoalan keuangan.

Untuk itu, OJK telah menyiapkan beberapa inisiatif yang berfokus pada dua hal. Pertama, upaya meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam membangun ekonomi daerah, kedua upaya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Hal tersebut disampaikan langsung pada kegiatan peresmian operasionalisasi kantor OJK Regional Sulampua, Jalan Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (2/2/17).

Peresmian dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Acara itupun dihadiri oleh 300 pelaku industri jasa keuangan, para bupati dan walikota kabupaten/kota, serta stakeholder terkait.

Bambang Kiswono, melanjutkan, dalam upaya meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam pembangunan ekonomi daerah, OJK telah menyiapkan banyak langkah, yakni mengoptimalkan beberapa program inklusi keuangan seperti Program Laku Pandai, Simpanan Pelajar, Jaring, asuransi pertanian, ternak dan nelayan, serta pembentukan LKM.

Selain itu OJK akan mendorong penyaluran KUR lebih banyak pada sektor pertanian dan perikanan, mengoptimalkan peran dan perluasan tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) di kabupaten sulawesi selatan, perluasan akses keuangan melalui pemanfaatan melalui finansial technology (fintech).

Penyaluran kredit perbankan juga akan ditargetkan OJK melebihi target pertumbuhan kredit nasional 9%-12%. OJK turut pula melakukan peningkatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam transformasi BPD melalui peningkatan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah, dan penyederhanaan proses penawaran umum melalui electronic registration.

“Di tahun ini kantor OJK regional 6 Sulampua juga akan menginisiasi program lainnya seperti program pendampingan melalui progran edukasi keuangan terutama kepada UMKM, dan mengoptimalkan Satgas Waspada Investasi Daerah untuk perlindungan konsumen,” ujarnya.

Bambang Kiswono juga menegaskan, pertumbuhan indikator utama perbankan Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2016 tumbuh cukup tinggi di atas nasional. Pertumbuhan tersebut mendorong nilai aset perbankan Sulsel menjadi yang tertinggi di KTI dan peringkat 2 di luar pulau Jawa. Pola pertumbuhan yang tinggi juga terjadi di Industri pasar modal dan keuangan non bank Sulsel.

Jumlah investor, rekening efek, dan transaksi pasar modal tumbuh signifikan di atas 50%. “Demikian pula investasi dana pensiun, bahkan piutang perusahaan pembiayaan tumbuh lebih tinggi dibanding nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, kantor OJK Regional 6 Sulampua memberikan penghargaan kepada beberapa industri jasa keuangan dan stakeholders terkait sebagai bentuk apresiasi atas kontibusi dalam mendukung pelaksanaan tugas OJK sepama tahun 2016 terkait peningkatan literasi dan inklusi keuangan daerah.

Selain itu, dilaksanakan pula penandatanganan nota kesepahaman antara perbankan dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk akselerasi penyaluran kredit perbankan ke sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan sebagai wujud komitmen perbankan dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif. (mg3/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top