Jaga Cita Rasa dengan Meracik Sendiri Bahan Baku – FAJAR sulsel
News

Jaga Cita Rasa dengan Meracik Sendiri Bahan Baku

Rumah Makan Balla Buloe

Bisnis dalam bidang makanan saat ini telah menjadi trend, walaupun bisnis ini membutuhkan kerja keras dan usaha. Namun telah banyak juga para pengusaha yang sukses dalam menjalankan bisnis ini.

Laporan: Hasmiati Mus
—————————–
Makassar

Merintis usaha kuliner bukan perkara gampang, mempertahankan cita rasa adalah harga mutlak bagi pengelola. Apalagi usaha kuliner hampir memenuhi sudut jalan Kota Makassar.

Owner Rumah Makan Balla Buloe, Hanni Mustari mengungkapkan, bisnis Rumah Makannya dapat bertahan ditengah hiruk pikuk persaingan usaha yakni cita rasa varian makanan yang disajikan.

“Alhamdulillah, Rumah Makan Balla Buloe dapat menjadi kepercayaan masyarakat, karena konsistensi saya dengan suami dalam meracik varian menu yang disajikan,” ujar istri Firzan Firman ini.

Apalagi, kata dia, 100 persen bahan makanan yang dikelola merupakan bahan baku segar. Seperti ikan sebagai menu favorit. “Saya yang terjun langsung meracik bahan baku makanannya. Karena saya percaya beda tangan beda rasa. Dan hal inilah yang menjadi alasan utama, kenapa cita rasa di Balla Buloe selalu terjaga kualitasnya,” pungkas perempuan kelahiran Bulukumba ini.

Tidak hanya itu, lanjutnya, jika menu yang disajikannya merupakan dedikasi makanan rumahan seperti ikan bakar yang dilengkapi dengan sayur tumis kangkung, toge dan masih banyak aneka makanan rumahan lainnya.

“Kami memang sengaja, dedikasikan menu makanan rumahan, agar konsumen yang berkunjung selalu merasa ia menyantap makanan di rumahnya sendiri. Apalagi konsep furniture pun dari bambu seperti kursi, meja dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.
Menariknya lagi, harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau yakni untuk ikan bakar (sesuai jenis dan ukuran) dibanderol mulai Rp45.000 hingga ratusan ribu rupiah.

“Selain mengutamakan kualitas cita rasa makanan, kami juga mengutamakan kesehatan konsumen semisal ikan yang dibakar kulitnya tidak hitam. Karena menurut pakar kesehatan, kulit ikan yang dibakar dan kulitnya hitam (kelihatan gosong) tidak baik untuk kesehatan. Bahkan dulu ada pengunjung dari bandung mengira ikan tersebut belum masak,” jelasnya.

Terkait omzet, ia menuturkan, jika dapat direkap hingga Rp12 juta per harinya. Dan kata dia, nominal tersebur relatif naik dan turun, tergantung jumlah pengunjung. Pihaknya berharap usaha yang digelutinya akan hadir dibeberapa ruas jalan di Makassar. Dan diakuinya dalam waktu dekat ini, rumah makan Balla Buloe akan hadir di Jalan Mapala (samping UNM).

“Saat ini sementara pembangunan. Insya Allah, tidak lama lagi kami akan soft opening. Hal ini tentunya dihadirkan karena antusias konsumen yang kian meningkat,” pungkasnya.(*)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top