Wisata Alam Bantimurung Tetap Buka – FAJAR sulsel
News

Wisata Alam Bantimurung Tetap Buka

Cuaca Ekstrem

MAROS,UPEKS.co.id — Hujan deras dan angin kencang yang melanda kabupaten Maros beberapa hari terakhir membuat sejumlah sungai meluap. Termasuk air sungai Bantimurung yang menjadi kawasan wisata alam Bantimurung.

Objek wisata andalan Maros ini sejak Kamis malam (2/2/17) meluap. Air bahkan melewati pagar pembatas air terjun dan merendam gazebo yang biasa dipakai wisatawan beristirahat sambil menikmati aliran sungai. Pohon tumbang juga mengenai jalan masuk loket Bantimurung sehingga menghalangi pengunjung.

Meski demikian, hingga Jumat (3/2/17), kawasan wisata alam Bantimurung belum ditutup untuk pengunjung. Kepala Dinas Pariwisata Maros, Rahmat Burhanuddin mengatakan, pihaknya masih membuka wisata alam ini untuk wisatawan. Hal ini dilakukan karena masih ada area kawasan wisata yang masih aman dari terjangan banjir.

“Gazebo memang terendam, tapi tugu kupu-kupu masih aman sehingga kita belum tutup. Pengunjung masih bisa masuk asal tidak ke area yang berbahaya,” ujarnya.

Untuk menjamin keselamatan pengunjung, Rahmat mengaku, menempatkan petugas disepanjang area kawasan wisata. Petugas ini akan memberikan peringatan kepada pengunjung untuk tidak mendekat ke sungai atau area yang berbahaya. Pengunjung juga dilarang mendekat ke air terjun karena derasnya air.

Sedangkan untuk pengunjung, pengelola Bantimurung sejauh ini belum merasakan kurangnya pengunjung. Pasalnya, banjir terjadi pada hari kerja sehingga tidak mempengaruhi jumlah pengunjung.

“Kita berharap Jumat malam ini air sudah surut sehingga pas weekend air sudah normal dan pengunjung tetap datang ke Bantimurung. Karena meski hujan di kota Maros tapi kalau hulu sungai Bantimurung tidak hujan maka kemungkinan akan surut. Semoga airnya cepat surut,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam meminta kepada pengelola Bantimurung untuk terus memantau kondisi air Bantimurung. Jika tidak memungkinkan dan membahayakan pengunjung agar tidak memaksakan untuk dibuka bagi wisatawan. Apalagi, cuaca ekstrem masih diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

“Kita berharap segera surut airnya, agar tidak berpengaruh terhadap jumlah pengunjung. Kalaupun tidak ditutup sebaiknya ada patroli petugas, karena jangan sampai ada pengunjung nekat main air didekat sungai dan terseret. Kita tidak ingin ada kejadian buruk menimpa pengunjung,” pungkasnya.(alf/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top